detikcom
Kamis, 12/01/2012 15:24 WIB

Tanpa Busana, Suku Primitif India Disuruh Menari Depan Turis

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Foto: 10awesome.com
New Delhi - Telah beredar sebuah video rekaman yang menunjukkan beberapa wanita dari suku primitif di India sedang menari-nari dalam keadaan telanjang. Video itu tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan aktivis dan politisi di negeri Bollywood itu. Ada dugaan wanita suku primitif itu 'dipaksa' menari demi mendapatkan makanan dari para wisatawan.

Dalam video itu, terlihat beberapa wanita dari suku Jarawa yang bugil sedang menari dan bernyanyi setelah seorang polisi dibayar agar dapat menunjukkan tarian suku tersebut.

Seperti diberitakan AFP, Kamis (12/1/2012), berdasarkan hukum India yang dirancang untuk melindungi kelompok-kelompok suku kuno yang rentan terhadap pengaruh luar dan penyakit, memotret atau berhubungan dengan suku Jarawa adalah ilegal.

Suku Jarawa diperkirakan sebagai manusia pertama yang berhasil bermigrasi dari Afrika ke Asia. Mereka hidup nomaden di hutan tropis Andaman di Teluk Benggala, India.

Menteri Urusan Kesukuan India, Kishore Chandra Deo berjanji untuk mengambil tindakan tegas atas insiden itu. Deo menyebut video tersebut sebagai sesuatu yang menjijikkan.

Sebuah LSM internasional, Survival International, yang fokus pada permasalahan perlindungan kelompok-kelompok suku di dunia, menyatakan bahwa dari video itu terlihat para turis menikmati pertunjukan 'kebun binatang manusia'.

"Cukup jelas, sikap beberapa orang terhadap suku-suku asli. Suku Jarawa bukanlah seekor kuda poni yang diikat dan menari bagi siapapun yang melakukan penawaran," ujar Direktur Survival International, Stephen Corry lewat rilis beritanya.

Pada bulan Juni tahun lalu, Survival International menuduh delapan biro perjalanan di India menjalankan 'tur safari manusia' sehingga wisatawan bisa melihat dan foto bersama Jarawa.

Gugusan pulau tropis Andaman dan Nicobar adalah rumah bagi empat suku langka lainnya seperti Onge, Andaman Besar, Sentinelese dan Shompens, yang masing-masing terdiri dari sekitar 350 orang. Suku lain yang disebut Bo telah punah pada Januari 2010.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(fiq/ita)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%