Demo Perda Miras, Massa FPI Lempari Kemendagri dengan Batu & Telur
Kamis, 12/01/2012 13:06 WIB
Jakarta
500-an massa pendemo Perda Miras melempari Kemendagri dengan batu dan telur. Akibatnya, kerusakan pun terjadi di gedung milik pemerintah itu. kaca pos satpam dan lambang Kemendagri rusak.
Aksi unjuk rasa ini berlangsung di depan kantor Kemenetrian Dalam Negeri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2012). Mereka memprotes rencana pencabutan Peraturan Daerah Anti Minuman Keras (Perda Anti Miras).
Massa terdiri dari gabungan Front Pembela Islam (FPI), Forum Umat Islam (FUI), dan Gerakan Reformis Islam (Garis). Massa berunjuk rasa sejak pukul 11.00 WIB. Usai aksi lempar-lemparan itu, Kepala Pusat Penerangan Mendagri, Raydonnyzar akhirnya bersedia menemui pendemo.
"Nanti Pak Menteri akan menemui Habib Rizieq untuk berdialog," jelas pria yang akrab disapa Donny.
Sebelumnya, pendemo dalam orasinya menolak pencabutan Perda Miras. Mereka beranggapan, Perda itu tidak bertentangan dengan Keppres.
"Justru perda-perda tersebut lebih tegas menghentikan peredaran miras," kata Sekretaris Jendral FUI, Muhammad al-Khaththath, dalam orasinya.
Selain telur dan batu, massa juga melempari Kemendagri dengan botol plastik dan tanah. Selain kaca pos satpam yang pecah, pos parkir dan lampu taman kantor kemetrian juga rusak. Lambang kementerian dalam negeri juga turut dilempar dengan tanah.
Sekitarpukul 12.30 WIB, pendemo menghentikan aksinya. Mereka beristirahat dan salat zuhur berjamaah di depan kantor Kemendagri. Mereka rencananya akan terus menunggu hingga Mendagri datang. Kondisi Jalan Medan Merdeka Utara arah Gambir masih ditutup.
(ndr/nrl)
Aksi unjuk rasa ini berlangsung di depan kantor Kemenetrian Dalam Negeri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2012). Mereka memprotes rencana pencabutan Peraturan Daerah Anti Minuman Keras (Perda Anti Miras).
Massa terdiri dari gabungan Front Pembela Islam (FPI), Forum Umat Islam (FUI), dan Gerakan Reformis Islam (Garis). Massa berunjuk rasa sejak pukul 11.00 WIB. Usai aksi lempar-lemparan itu, Kepala Pusat Penerangan Mendagri, Raydonnyzar akhirnya bersedia menemui pendemo.
"Nanti Pak Menteri akan menemui Habib Rizieq untuk berdialog," jelas pria yang akrab disapa Donny.
Sebelumnya, pendemo dalam orasinya menolak pencabutan Perda Miras. Mereka beranggapan, Perda itu tidak bertentangan dengan Keppres.
"Justru perda-perda tersebut lebih tegas menghentikan peredaran miras," kata Sekretaris Jendral FUI, Muhammad al-Khaththath, dalam orasinya.
Selain telur dan batu, massa juga melempari Kemendagri dengan botol plastik dan tanah. Selain kaca pos satpam yang pecah, pos parkir dan lampu taman kantor kemetrian juga rusak. Lambang kementerian dalam negeri juga turut dilempar dengan tanah.
Sekitarpukul 12.30 WIB, pendemo menghentikan aksinya. Mereka beristirahat dan salat zuhur berjamaah di depan kantor Kemendagri. Mereka rencananya akan terus menunggu hingga Mendagri datang. Kondisi Jalan Medan Merdeka Utara arah Gambir masih ditutup.
(ndr/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
216 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
