detikcom

Rabu, 11/01/2012 14:28 WIB

Sudah 2 Pilot Lion Air Tertangkap Pakai Narkoba

Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta - Pilot Lion Air yang ditangkap karena keterlibatannya dalam kasus narkoba bukan kali pertama terjadi. Tahun 2011, sudah pernah ditangkap seorang pilot dan kopilot dengan kasus yang sama.

"Ini kan pengulangan kasus. Karena sudah ada kasus sebelumnya," ujar pengamat penerbangan Alvin Lie saat dihubungi detikcom, Rabu (11/1/2012).

Sekedar mengingatkan kembali, pilot Lion Air yang pernah terlibat narkoba yakni Muhammad Nasri. Nasri ditangkap Satuan Reserse Narkotika Polres Metro Tangerang pada tahun 2011. Nasri tertangkap basah tengah berpesta sabu bersama rekannya Husni Thamrin (kopilot) dan Imron.

Ketiganya ditangkap di Apartemen The Colour, Modernland, Kota Tangerang. Ia didakwa atas kepemilikan dan penggunaan narkotika jenis sabu dan empat butir ekstasi. Nasri merupakan pengguna aktif. Dalam sehari, ia bisa menghisap sabu dua hingga tiga kali.

Hingga berselang beberapa bulan, penangkapan pilot Lion Air terjadi lagi. A ditangkap di tempat karaoke Hotel Grand Clarion, Makassar, Selasa (9/1), pukul 23.30 WIB. Penangkapan ini berdasarkan informasi masyarakat yang melihat ada seorang pilot yang berpesta narkoba. Penyidik BNN lantas melakukan pendalaman dan pengintaian.

Dalam penangkapan tersebut, BNN menyita sabu seberat 0,3 gram yang ada di dalam saku pilot tersebut, beberapa plastik bekas sabu, dan 2 alat hisap sabu alias bong.

Selain A, BNN juga menangkap 5 orang lainnya yang terdiri dari 2 laki-laki dan 3 perempuan. 1 Di antara mereka adalah laki-laki teman A yang merupakan seorang pengusaha di Makassar. Sementara 1 dari 3 perempuan yang ikut ditangkap adalah pacar A. Hingga 6 hari ke depan, ketiga pasangan ini diperiksa di BNN.

Tak cuma pilot, awak kabin Lion Air pun, Winnie Raditya juga pernah dibekuk polisi karena kedapatan menyimpan sabu di pakaian dalamnya. Winnie ditangkap Polres Jakarta Pusat di kosannya yang berlokasi di Karet, Tanah Abang.

Saat digerebek pada 6 April 2011, perempuan lajang berusia 23 itu gugup. Winnie memasukan satu paket sabu-sabu ke dalam BH-nya. Winnie mengaku sabu itu ia pakai sejak 2007 untuk penambah semangat kerja dan stamina.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(gus/vta)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%