Selasa, 10/01/2012 15:36 WIB

Hanya 167 calon Pimpinan KPU/Bawaslu Lolos Seleksi Berkas

Hery Winarno - detikNews
Jakarta - Tim Seleksi Pimpinan KPU/Bawaslu telah selesai melakukan seleksi administrasi terhadap 900 orang bakal calon. Sedemikian ketat seleksi tahap pertama itu diberlakukan sehingga hanya 167 orang bakal calon pimpinan KPU dan Bawaslu saja yang dinyatakan lulus.

"Yang lolos untuk KPU ada 106 orang dan 61 orang untuk Bawaslu," kata anggota Timsel KPU/Bawaslu, Ramlan Surbakti, di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (10/1/2012).

Menurutnya hingga pendaftaran calon pimpinan KPU/Bawaslu ditutup pada 7 Januari 2012 tercacat ada 606 orang pendaftar sebagai calon pimpinan KPU dan 294 orang untuk Bawaslu. Sesuai prosedur, terhadap mereka diberlakukan seleksi tentang syarat jenjang pendidikan terakhir, pengalaman kerja dan usia.

"Komposisi untuk KPU ada 86 orang pria dan 20 perempuan. Sedangkan untuk Bawaslu ada 47 pria dan 14 perempuan," papar Ramlan.

Lebih lanjut mantan anggota KPU itu menyatakan tahap seleksi selanjutnya adalah ujian tertulis pada 17 Januari yang dilanjutkan dengan uji kesehatan dan psikologi pada 18-21 Januari. Tahap akhir adalah ujian makalah yang dijadwalkan pada 24-25 Januari 2011.

"Siapa saja calon yang lolos dari semua tahap ujian tersebut akan kami umumkan pada 6 Februari 2012," sambung Ramlan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(lh/vit)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%