detikcom
Senin, 09/01/2012 14:57 WIB

Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Tamat!

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Satgas Pemberantasan Mafia Hukum tidak diperpanjang masa tugasnya oleh Presdiden SBY. Kerja Satgas kini masuk dalam Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

"Fungsi Satgas akan diintegrasikan ke UKP4 di bawah Pak Kuntoro Mangkusubroto," kata anggota Satgas, Mas Achmad Santosa, saat dihubungi detikcom, Senin (9/1/2012).

Sayangnya, pria yang akrab disapa Ota ini, enggan merinci lebih jauh alasan penggabungan tersebut. Padahal keberadaan Satgas selama ini cukup membantu memecah kebuntuan penyelesaian kasus hukum. Misalnya dalam penuntasan kasus Gayus Tambunan. Bila tidak ada Satgas, bisa jadi kasus itu tidak terungkap.

"Fungsinya akan diteruskan UKP4, jadi fungsi memecah kebuntuan akan terus berlangsung," jawab Ota memberi alasan.

Menurutnya semua anggota Satgas akan kembali ke tugas semula. Denny Indrayana kini menjadi Wamenkum HAM, Yunus Husein kembali ke BI, Irjen Pol Herman Effendi kembali ke Polri, Kuntoro di UKP4, sedang Ota sendiri bergelut dengan urusan pemberantasan korupsi.

Sementara rekan Ota, Yunus Husein, juga menjelaskan bahwa fungsi Satgas tetap ada di UKP4. "Namun bagaimana bentuknya, kita tunggu Pak Kuntoro," jelas Yunus.


Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(ndr/vit)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close