Detik.com News
Detik.com
Senin, 09/01/2012 10:48 WIB

Sekjen DPR: Renovasi Toilet DPR Belum Tentu Habiskan Rp 2 M

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Sekjen DPR: Renovasi Toilet DPR Belum Tentu Habiskan Rp 2 M
Jakarta - Sekjen DPR Nining Indra Saleh angkat bicara seputar renovasi toilet DPR yang menuai kontroversi. Ia menegaskan renovasi itu belum tentu memakan dana Rp 2 miliar

"Plafon anggarannya dalam APBN 2012 memang Rp 2 miliar. Namun berapa yang digunakan secara pasti tergantung proses di lapangan. Belum tentu segitu, tergantung proses tender," kat Nining dalam pesan singkat kepada detikcom, Senin (9/1/2012).

Renovasi toilet di Gedung Nusantara I DPR sebelumnya menuai kecaman dari banyak kalangan, termasuk beberapa anggota DPR. Anggota FPD dan FGerindra DPR terang-terangan memandang toilet DPR layak digunakan.

Tidak semua toilet DPR rusak parah. Banyak anggota dewan menilah hanya 40 dari toilet yang rusak.

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddik juga berharap renovasi kali ini tidak main-main agar citra DPR tidak memburuk. Sedangkan Ketua DPR Marzuki Alie meminta KPK dan BPK mengawasi proyek ini.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/aan)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%