PD Kena Getah Turunnya Persepsi Kinerja Buruk Pemerintah Berantas Korupsi
Minggu, 08/01/2012 19:46 WIB
Jakarta
Persepsi publik terhadap kinerja pemerintah dalam pemberantasan korupsi terus turun dari tahun ke tahun. Partai Demokrat sebagai partai imcumbent akan terkena dampak politis dari merosotnya kinerja pemerintah dalam penegakan hukum tersebut.
Survei menunjukkan per Desember 2011, kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah dalam pemberantasan korupsi menurun menjadi 44 persen dari bulan yang sama tahun sebelumnya sebesar 52 persen.
Dari responden yang menilai kinerja pemerintah dalam pemberantasan korupsi 'sangat baik', 24,7% di antaranya akan memilih Partai memilih Demokrat pada pemilu 2014. Dari yang menilai 'baik', 17,6% yang akan memilih Partai Demokrat. Dari yang memilih 'buruk', sebanyak 12,1% yang akan memilih Partai Demokrat. Dan dari yang memilih sangat buruk, '10,5 %' yang akan memilih Partai Demokrat. Responden yang ditanya adalah yang memilih Partai Demokrat pada Pemilu 2009.
Demikian salah satu kesimpulan hasil survei mengenai persepsi publik terhadap pemberantasan korupsi yang Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang diselenggarakan pada 8-17 Desember 2011. Hasil survei dipaparkan Direktur Eksekutif LSI, Dodi Ambardi, di Kantor LSI, Jl Lembang Terusan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2012).
"Kekuatan incumbent menjelang Pemilu atau Pilpres 2014 yang paling nyata adalah Partai Demokrat. Sementara Presiden SBY
tidak bisa maju lagi karena konstitusi membatasinya dan karena itu isu tentang kelangsungan kekuasaannya menjadi tidak relevan," kata Dodi.
"Penilaian negatif atas kinerja penegakan hukum dan pemberantasan korupsi ini punya efek elektoral negatif sangat
besar pada partai utama yang sedang berkuasa, yakni Partai Demokrat," sambungnya.
Adalah kasus bailout Bank Century yang dinilai sebagai awal tergerusnya kepercayaan pemerintahan SBY bersih dari korupsi, sebagaimana slogannya dalam kampanye Pilpres 2004 dan 2009. Sejak pembentukan Pansus Century oleh DPR pada Desember 2009, penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintah memerangi korupsi menurun tajam.
Kondisi tersebut masih ditimpa dengan terungkapnya suap dalam proyek Wisma Atlet SEA Games XXVI oleh politisi Demokrat, M Nazaruddin. Tidak kunjung tuntasnya proses hukum kasus yang menyeret sejumlah elite politisi lain dari Partai Demokrat juga semakin membuat persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah dalam pemberantasan korupsi semakin negatif.
"Bila masalah ini tidak tuntas (walaupun bukan wewenang Demokrat untuk menuntaskannya) dan apalagi menyeret elite Demokrat yang lain, dan pemimpin Demokrat lain lambat dan kurang tepat mengambil keputusan politik, Demokrat akan ditinggalkan pemilih pada Pemilu 2014," paparnya.
(lh/lrn)
Survei menunjukkan per Desember 2011, kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah dalam pemberantasan korupsi menurun menjadi 44 persen dari bulan yang sama tahun sebelumnya sebesar 52 persen.
Dari responden yang menilai kinerja pemerintah dalam pemberantasan korupsi 'sangat baik', 24,7% di antaranya akan memilih Partai memilih Demokrat pada pemilu 2014. Dari yang menilai 'baik', 17,6% yang akan memilih Partai Demokrat. Dari yang memilih 'buruk', sebanyak 12,1% yang akan memilih Partai Demokrat. Dan dari yang memilih sangat buruk, '10,5 %' yang akan memilih Partai Demokrat. Responden yang ditanya adalah yang memilih Partai Demokrat pada Pemilu 2009.
Demikian salah satu kesimpulan hasil survei mengenai persepsi publik terhadap pemberantasan korupsi yang Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang diselenggarakan pada 8-17 Desember 2011. Hasil survei dipaparkan Direktur Eksekutif LSI, Dodi Ambardi, di Kantor LSI, Jl Lembang Terusan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2012).
"Kekuatan incumbent menjelang Pemilu atau Pilpres 2014 yang paling nyata adalah Partai Demokrat. Sementara Presiden SBY
tidak bisa maju lagi karena konstitusi membatasinya dan karena itu isu tentang kelangsungan kekuasaannya menjadi tidak relevan," kata Dodi.
"Penilaian negatif atas kinerja penegakan hukum dan pemberantasan korupsi ini punya efek elektoral negatif sangat
besar pada partai utama yang sedang berkuasa, yakni Partai Demokrat," sambungnya.
Adalah kasus bailout Bank Century yang dinilai sebagai awal tergerusnya kepercayaan pemerintahan SBY bersih dari korupsi, sebagaimana slogannya dalam kampanye Pilpres 2004 dan 2009. Sejak pembentukan Pansus Century oleh DPR pada Desember 2009, penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintah memerangi korupsi menurun tajam.
Kondisi tersebut masih ditimpa dengan terungkapnya suap dalam proyek Wisma Atlet SEA Games XXVI oleh politisi Demokrat, M Nazaruddin. Tidak kunjung tuntasnya proses hukum kasus yang menyeret sejumlah elite politisi lain dari Partai Demokrat juga semakin membuat persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah dalam pemberantasan korupsi semakin negatif.
"Bila masalah ini tidak tuntas (walaupun bukan wewenang Demokrat untuk menuntaskannya) dan apalagi menyeret elite Demokrat yang lain, dan pemimpin Demokrat lain lambat dan kurang tepat mengambil keputusan politik, Demokrat akan ditinggalkan pemilih pada Pemilu 2014," paparnya.
(lh/lrn)
Baca Juga
- KPK Anggap Survei LSI Soal Pemberantasan Korupsi Sebagai Modal
- Survey LSI: TNI dan Polri Dipersepsi Lebih Bersih Dibanding KPK dan MK
- Politisasi Kasus Hukum Turunkan Kredibilitas Pemberantasan Korupsi
- Kepercayaan Publik Terhadap Pemberantasan Korupsi Makin Merosot
- Pengusaha Labrak Pejabat Dishut Riau di Lapangan Golf, Adu Mulut Pecah
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 19/05/2012 21:10 WIB
60 Camp Karyawan Perkebunan Sawit Bakrie Group di Jambi Dirusak Warga
-
Sabtu, 19/05/2012 20:17 WIB
Jembatan Penghubung Kabupaten OKI dan Banyuasin Dibangun 2013
-
Sabtu, 19/05/2012 19:40 WIB
KNKT Akui Pesawat Sukhoi Diganti, Trimarga: Kami Cuma Sebar Undangan
-
Sabtu, 19/05/2012 18:10 WIB
Nyolong Spion Mobil Alphard, 2 Pemuda Ditabrak Polisi
-
Sabtu, 19/05/2012 18:05 WIB
Aprindo Didesak Cari Solusi Terkait Maraknya Perampokan Minimarket
-
Sabtu, 19/05/2012 21:59 WIB
Pengunjung Meradang Dituding Ambil Handuk Kamar Hotel di Simalungun
-
Sabtu, 19/05/2012 19:40 WIB
KNKT Akui Pesawat Sukhoi Diganti, Trimarga: Kami Cuma Sebar Undangan
-
Sabtu, 19/05/2012 21:10 WIB
60 Camp Karyawan Perkebunan Sawit Bakrie Group di Jambi Dirusak Warga
-
Sabtu, 19/05/2012 18:10 WIB
Nyolong Spion Mobil Alphard, 2 Pemuda Ditabrak Polisi
-
544 Komentar
-
462 Komentar
-
392 Komentar
-
332 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,776.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



.jpg)


Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)

(2).gif)
