Sabtu, 07/01/2012 06:00 WIB

Warga Cina Takut dengan Perangko Gambar Naga

M Rizki Maulana - detikNews
Cina - Untuk menyambut pergantian tahun, pemerintah Cina kembali mengeluarkan sebuah perangko edisi khusus. Perangko tersebut menampilkan Naga sebagai modelnya, karena menurut kalender Cina tahun depan adalah Tahun Naga Air.

Namun sebagian pihak tidak setuju dengan perangko edisi terbaru ini. Apa masalahnya? gambar naga dalam perangko ini dianggap terlalu menyeramkan. Tak pelak masalah desain ini langsung menjadi bahan perbincangan hangat di dunia maya.

"Naga seharusnya menjadi maskot yang menarik perhatian. Lalu kenapa dibuat begitu menakutkan? Saya rasa saya tidak akan membeli perangko edisi ini," ujar salah satu blogger dengan akun 'YFY Laoyu' seperti diberitakan oleh AFP, Sabtu (7/1/2012).

Sejarawan Cina, Zhang Yihe menulis dalam akun blognya, bahwa ia ketakutan setengah mati melihat perangko edisi kali ini.

Sementara sang desainer perangko Chen Shaohua, mencoba untuk menjernihkan masalah dengan mencoba menjelaskan maksud dari desainnya tersebut. Menurutnya, desainnya ini merupakan sebuah desain ulang dari perangko tahun 1878, yang terinspirasi dari jubah yang dikenakan oleh Kaisar berkuasa pada masa itu.

"Naga merupakan pemimpin dari segala lambang zodiak. Naga juga dipercaya bisa membuang energi jahat dan menjauhkan masyarakat dari bencana. Kita membutuhkan penggamabaran yang tegas untuk mengekspresikan hal ini," terangnya.

Naga sendiri merupakan salah satu dari 12 simbol dalam kalender tradisional Cina. Naga dipercaya memiliki kemampuan untuk membawa kekuatan, kemakmuran dan keberuntungan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(did/did)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close