detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 03:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 06/01/2012 21:29 WIB

Satu Korban Penembakan di Aceh Besar Meninggal Dunia

Dadang Heryanto - detikNews
Jakarta - Gunoko (30), salah satu korban penembakan orang tak dikenal di kawasan Aneuk Galong, Aceh Besar, akhirnya menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Gunoko tewas setelah kepalanya tertembus timah panas.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUZA dr. Andalas yang dihubungi detikcom, Jumat (6/1/12), mengatakan, Gunoko meninggal sore tadi sekitar pukul 16.50 WIB. "Dia mengalami pendarahan hebat di bagian kepala," ujar Andalas.

Menurut Andalas, Gunoko tidak sempat dioperasi karena sejak tiba di rumah sakit kondisinya sudah mengalami luka serius di kepalanya. Saat ini jenazah Gunoko masih berada di rumah sakit.

"Sehingga tak layak bius, dan tentu tak bisa dioperasi untuk mengeluarkan proyektil yang diduga bersarang di bagian kepalanya," jelasnya.

Sementara itu, dua korban lainnya kondisinya terus membaik. Mereka adalah Agus Swetnyo (35) dan Sotiku Anas (25), masing-masing, terkena di bagian dada dan perut. "Setelah mendapat operasi, keadaan mereka mulai membaik," kata Andalas.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(did/did)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close