Jumat, 06/01/2012 05:29 WIB
Esemka Harus Bisa Jadi Tonggak Pembangunan Industri Otomotif Nasional
"Dengan kasus ini, mestinya pemerintah, industri swasta bekerja sama untuk membangun industri otomotif lokal yang baik dan berkualitas," kata sosiolog dari Universitas Negeri Gorontalo, Funco Tanipu, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (5/1/2012).
Hasil karya pelajar SMK 2 Surakarta itu patut dibanggakan dan diapreasiasi di antara minimnya inovasi di bidang industri dan teknologi Tanah Air. Hal ini menurut Funco jadi peringatan sekaligus tamparan keras bagi pemerintah, termasuk pihak universitas, yang sering melakukan riset dengan dana sekian banyak.
"Dibandingkan dengan SMK yang masih pelajar tetapi bisa memproduksi mobil yang luar biasa. Untuk konteks Indonesia, model kerja sama antara pemerintah, swasta, dan perguruan tinggi sepertinya macet dan mengalami kendala," kritiknya.
Ide Wali Kota Solo, Joko Widodo, dalam menggunakan Esemka sebagai mobil dinas adalah ide baru. Ide inovatif memang tidak selamanya diterima logika yang berada dalam pemikiran yang telah mapan. Karena itu tidak heran jika ada pihak yang malah mencibir ide Jokowi ini.
"Apalagi bila masih menggunakan cara berpikir kaku untuk sesuatu yang baru dianggap sebuah hal tidak baik. Karena itu penggunaan mobil lokal akan banyak yang tidak suka dan tidak setuju. Tentu industri otomotif besar yang sudah ada di Indonesia puluhan tahun digunakan tidak suka. Apalagi memang banyak industri mobil ini dari luar negeri," tambah Funco.
Dia berharap, Esemka tidak hanya dijadikan pencitraan segelintir orang. Sebab jika digarap dengan serius, Esemka bisa mendongkrak pembangunan industri otomotif Tanah Air. Dengan demikian Indonesia tak akan banyak bergantung pada negara lain dalam bidang industri otomotif.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.
(vit/her)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
4.564 Siswa Tak Lulus UN di Sumut
1,926 share this. -
Napi Tato Tweety Jual Sabu: Di Penjara Tak Ada yang Gratis
685 share this. -
Demi Hidup Mewah, Pegawai Bank Rela Alih Profesi Jadi Pengedar Sabu
485 share this. -
PPATK Siap Bantu KPU Awasi Dana Pemilu
447 share this. -
Jokowi Lantik Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Siapa Tergusur?
379 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 24/05/2013 12:08 WIB
Siswi SMA Dirawat di RS Setelah Diperkosa 3 Teman Lama
-
Jumat, 24/05/2013 12:01 WIB
Apa PKS Berani Benar-benar Keluar Koalisi?
-
Jumat, 24/05/2013 12:00 WIB
BPK Percepat Penghitungan Kerugian Negara dalam Proyek Hambalang
-
Jumat, 24/05/2013 11:56 WIB
Hari ke-221 Jokowi
Jokowi Tinjau Pengumuman Kelulusan di SMA 8 Jakarta
-
Jumat, 24/05/2013 11:53 WIB
Nenek Bercucu 9 Ikut Isbat, Penantian 41 Tahun Mendapat Surat Nikah
-
Jumat, 24/05/2013 11:39 WIB
Kepsek Tak Tahu Darin Dinikahi Luthfi Hasan
-
Jumat, 24/05/2013 11:21 WIB
Kepsek: Darin Penampilannya Biasa, Pernah Tunggak SPP 6 Bulan
-
Jumat, 24/05/2013 10:29 WIB
3 Kisah 'Jatuh Bangun' Darin Menggapai Kelulusan Sekolah
-
Jumat, 24/05/2013 11:07 WIB
Kepsek: Darin Lulus dengan Nilai Bagus
-
Jumat, 24/05/2013 10:45 WIB
Rekeningnya Ada 'Dana' Fathanah, dr Rina: Itu Utang-piutang Rp 1,1 M
-
Jumat, 24/05/2013 11:17 WIB
Suami dr Rina Soal Utang Fathanah: Dia Keluarga, Saya Tak Polisikan
-
Jumat, 24/05/2013 09:43 WIB
Beredar Video Pelaku Seret Tentara Inggris yang Dibunuh Sadis di Jalanan
-
Jumat, 24/05/2013 11:03 WIB
Diberi Dokumen Curian oleh Fathanah, Rozi: Saya Tak Tahu itu BAP
-
582 Komentar
-
363 Komentar
-
220 Komentar
-
216 Komentar
-
206 Komentar
-
145 Komentar
-
140 Komentar
-
136 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 10:19 WIB
Eks Anggota Majelis Syuro PKS Suripto Diperiksa KPK Terkait Fathanah
-
Jumat, 24/05/2013 10:00 WIB
45 Perempuan Bertransaksi dengan Fathanah, Pengacara: Lihat Konteksnya
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
