Kamis, 05/01/2012 11:18 WIB
Bea dan Cukai Sita 400 Bal Pakaian Bekas Asal Malaysia
"Bidang Penindakan Kanwil Jakarta melakukan penindakan terhadap 350 hingga 400 bal. Kalau ditotal, itu dari 4 penindakan di tahun 2011," kata Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan, GH Sutejo.
Hal ini disampaikan Sutejo dalam jumpa pers di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jakarta, Jalan Merpati Blok B 12 kav 4 Kota Baru, Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2012).
Sutejo mengatakan pihaknya melakukan operasi dan kegiatan intelijen berdasarkan informasi dan koordinasi dengan Kantor Wilayah DJBC Sulawesi dan Kanwil DJBC Jawa Timur 1.
Operasi tersebut mengungkap dan menindak peredaran pakaian bekas eks impor yang diduga dari Malaysia. Pakaian bekas itu masuk ke Sulawesi kemudian diantarpulaukan ke Surabaya dan diangkut ke pergudangan Lodan Center, Jakarta Utara, selanjutnya akan dikirim ke Pasar Senen, Jakarta Pusat.
"Penindakan ini merupakan penindakan yang keempat kalinya. Pada 30 Desember 2011, ditemukan 85 ribu pieces pakaian bekas eks impor atau 85 ballpressed yang dibungkus karung," ujar Sutejo.
Menurut dia, barang bukti akan disita karena melanggar surat Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri nomor 71/DJPLN/V/2000
larangan impor pakaian bekas yang dinyatakan bahwa pakaian bekas dilarang untuk diimpor.
Dikatakan dia, penindakan ini untuk mendukung industri dalam negeri karena dengan masuknya impor akan mengganggu industri garmen di dalam negeri.
Kedua, tidak diketahui apakah pakaian itu sudah dicuci atau belum sehingga dapat menimbulkan penyakit bagi masyarakat.
Selanjutnya ketiga, kerugian negara terhadap penurunan harkat dan martabat warga negara Indonesia.
"Berdasarkan hal itu, kami mengimbau pengusaha pakaian bekas khususnya di Jakarta untuk menstop membeli dan mengimpor barang bekas," kata Sutejo.
Ia menambahkan pihaknya saat ini masih mewawancarai sopir dan kenek truk yang membawa pakaian bekas tersebut. Pakaian bekas itu masih disimpan di gudang. "Belum ada tempat untuk pemusnahan dan juga masih memikirkan faktor biaya," kata Sutejo.
Per-1 Juni, PT.KAI Commuter Jabodetabek berlakukan tarif progresif. Selengkapnya di "Reportase Malam", pukul 02.52 WIB, hanya di Trans TV.
(aan/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Tentara Inggris yang Dibunuh dengan Sadis Bernama Lee Rigby
189 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 24/05/2013 01:04 WIB
4.564 Siswa Tak Lulus UN di Sumut
-
Jumat, 24/05/2013 00:45 WIB
Tingkat Kelulusan UN di Kaltim Hampir Mencapai 100 Persen
-
Jumat, 24/05/2013 00:35 WIB
DPR dan Pemerintah Kaji Standar Ganda Inggris Sikapi OPM
-
Jumat, 24/05/2013 00:02 WIB
Raba Bokong Perempuan di TransJ, Pria Ini Dibawa ke Kantor Polisi
-
Kamis, 23/05/2013 23:24 WIB
Kronologi Penangkapan 2 Napi Pemasok Sabu ke Danlanal Semarang
-
Jumat, 24/05/2013 00:02 WIB
Raba Bokong Perempuan di TransJ, Pria Ini Dibawa ke Kantor Polisi
-
Jumat, 24/05/2013 00:16 WIB
Tentara Inggris yang Dibunuh dengan Sadis Bernama Lee Rigby
-
Kamis, 23/05/2013 14:28 WIB
Sesal Ibunda Darin Kepada Luthfi Hasan
-
Kamis, 23/05/2013 08:03 WIB
Pesan Pelaku Pemenggal Tentara Inggris: Anda Tidak Pernah Aman!
-
Kamis, 23/05/2013 14:09 WIB
3 Janji Wah 'Papa' Luthfi untuk 'Mama' Darin
-
Kamis, 23/05/2013 07:03 WIB
Sadis! Seorang Tentara Inggris Dipenggal di Jalanan London
-
Kamis, 23/05/2013 10:39 WIB
Sedalam Apa Hubungan Darin-Luthfi? Ini 4 Jawaban Elite PKS
-
Kamis, 23/05/2013 11:02 WIB
Darin Mumtazah Jadi Kembang di Sekolah, Disukai Banyak Cowok
-
580 Komentar
-
363 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
-
198 Komentar
-
145 Komentar
-
136 Komentar
-
135 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 17:09 WIB
Koper Sudah Kembali, Penumpang Tetap Gugat Lion Air Rp 23 Miliar
-
Kamis, 23/05/2013 17:07 WIB
Mohammad Mu'tashim dan Suwarsono Jadi Penasihat KPK 2013-2017
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
