Detik.com News
Detik.com

Rabu, 04/01/2012 18:28 WIB

Leher Tertembak, Korban Serempetan di Cakung Jalani CT Scan

M Rizki Maulana - detikNews
Jakarta - Pengendara motor, Hasanuddin (32), yang ditembak pengemudi mobil gara-gara kasus serempetan kendaraan keadaannya masih sadar. Hasanuddin sempat dibawa ke RSPAD Gatot Subroto untuk menjalani pemeriksaan CT Scan.

"Saat ini di RSPAD sedang CT Scan. Jam 15.00 WIB tadi dibawanya," ujar salah satu dokter di IGD RS Polri yang menolak disebutkan namanya kepada detikcom, Rabu (4/1/2012), pukul 17.00 WIB.

Menurut dokter tersebut kondisi Hasanuddin saat dibawa dalam kondisi sadar. Meskipun akibat luka tembak tersebut leher sebelah kanan Hasanuddin terdapat luka yang cukup parah.

"Kondisinya sadar. Saat saya lihat ada trauma di leher kanannya," terangnya.

Setelah selesai melakukan serangkaian pemeriksaan CT Scan, selanjutnya Hasanuddin akan kembali ke RS Polri. Namun belum diketahui kapan Hasanuddin akan dikembalikan di RS Polri.

"Akan dirawat disini lagi mas. Tapi nggak tahu kapan sampai di sini lagi," pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah mobil sedan dan sepeda motor serempetan di kawasan Pondok Ungu, Bekasi. Kedua pengendara tersebut sempat adu mulut. Tiba-tiba saja pengendara motor, Hasanuddin, ditembak di bagian leher oleh pengemudi sedan. Insiden ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Hasanuddin dijadwalkan menjalani operasi di RS Kramatjati hari ini.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(gah/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%