detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 07:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 04/01/2012 15:43 WIB

Kejar Pelaku Penembakan, Polisi Tingkatkan Patroli di Aceh

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Hingga saat ini kepolisian terus mendalami dan mengejar pelaku serangkaian penembakan di Aceh. Pengejaran dilakukan dengan meningkatkan jam patroli di kawasan perumahan penduduk.

"Guna memelihara situasi Kantibmas (Keamanan Ketertiban Masyarakat), Polda meningkatkan kegiatan rutin, salah satunya jam patroli diperbanyak dengan sasaran ke rumah-rumah penduduk dan sepanjang jalur di Aceh," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Gustav Leo, kepada detikcom, Rabu (4/1/2012).

Penyelidikan saat ini masih dilakukan oleh Polda dibantu tim Laboratorium Forensik dan Inafis (Indonesia Automatic Fingerprints Identification System) Mabes Polri guna mengetahui keterkaitan serangkaian tembakan yang terjadi di Aceh dengan tertangkapnya 2 tersangka penembakan 4 dan 23 Desember.

"Mempelajari barang bukti di dua tempat kejadian perkara. Disamakan dengan bullet dan peluru yang ditemukan. Apakah sama atau tidak dengan aksi penembakan 2 tersangka yang telah ditangkap," jelasnya.

Pihaknya juga menganalisa informasi dari 50 saksi yang telah dimintai keterangan. Sejumlah saksi tersebut berasal dari dua wilayah tempat peristiwa penembakan di Bireun dan Aceh Utara.

"Kita juga mempelajari informasi situasi wilayah Aceh secara keseluruhan, apakah ada latar belakang ekonomi, politik, atau pilkada," papar Gustav.

Gustav berharap masyarakat proaktif memberikan informasi terkait masyarakat yang masih menyimpan senjata api.

"Masyarakat diminta utk bisa berpartisipasi aktif memberikan informasi apabila ditemukan orang-orang yang kebetulan memiliki senjata," jelasnya.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(nal/nal)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%