Detik.com News
Detik.com
Rabu, 04/01/2012 10:16 WIB

Batavia Air Maskapai Pertama yang Bayar Kompensasi Delay Rp 300 Ribu

Indra Subagja - detikNews
Batavia Air Maskapai Pertama yang Bayar Kompensasi Delay Rp 300 Ribu
Jakarta - Batavia Air menjadi maskapai pertama yang memberi kompensasi kepada penumpang akibat delay selama 4 jam. Batavia Air memberikan uang kepada penumpang masing-masing Rp 300 ribu.

"Ya kami memberikan voucher karena delay 4 jam," kata PR Manajer PT Metro Batavia (Batavia Air), Elly Simanjuntak, saat dihubungi detikcom, Rabu (4/1/2012).

Peristiwa delay pesawat itu terjadi pada Senin (2/1). Pesawat yang delay itu bernomor Y6-374 tujuan Palangkaraya-Surabaya. Pesawat mengangkut 136 penumpang dewasa dan 4 anak-anak. Pesawat seharusnya dijadwalkan berangkat pukul 16.35 WITA, namun kemudian karena suatu alasan delay selama 4 jam. Penumpang mendapat kompensasi dan kemudian tetap diberangkatkan.

"Kami memberikan kompensasi sesuai peraturan pemerintah. Voucher itu bisa ditukarkan dalam kurun waktu 1 bulan," jelasnya.

Pemberian kompensasi ini sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara yang mulai berlaku pada 1 Januari 2012. Dalam Pasal 10 Permenhub tersebut disebutkan maskapai penerbangan yang mengalami keterlambatan lebih dari 4 jam wajib memberikan ganti rugi sebesar Rp 300 ribu per penumpang.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%