Jumat, 24/02/2012 01:00 WIB

Ganti Nama menjadi Cap Badak, Sinde Tetap Utamakan Isi dan Khasiat Larutan Penyegar Produksinya

Advertorial - detikNews
Jakarta - Sejak tahun 1981, PT. Sinde Budi Sentosa (Sinde) telah memproduksi Larutan Penyegar yang telah terbukti khasiatnya untuk mengobati dan mencegah panas dalam. Larutan Penyegar, yang awalnya menggunakan merek cap Kaki Tiga, merupakan inovasi dari Sinde dengan menggunakan air dari sumber air alami , ramuan resep tradisional Cina dan diproses dengan mesin berteknologi mutakhir.

Karena alasan teknis pemakaian merek cap Kaki Tiga yang tidak terselesaikan, maka Sinde mengganti merek dagang Larutan Penyegar-nya menjadi cap Badak. Sinde menjamin khasiat dan kualitas yang sama pada produk Larutan Penyegar-nya untuk membantu meredakan panas dalam Anda dan keluarga tercinta.

Untuk menjamin kesehatan konsumen dan kualitas produk, Larutan Penyegar diproses tanpa bahan pewarna dan pengawet, sehingga aman dikonsumsi oleh semua umur. Sebagai pengakuan atas kualitas dan integritas produk Larutan Penyegar-nya, Sinde telah di-anugerahi berbagai penghargaan dan sertifikasi, di antaranya adalah: Sertifikat Halal dari LPPOM MUI, Sertifikat ISO 22000- 2005:Keamanan Pangan dan 9001-2008:Manajemen Mutu yang menjamin kualitas dan integritas produk Larutan Penyegar.

Tetap hadir dengan formula tradisional, Larutan Penyegar cap Badak tetap tampil dalam kemasan botol, kaleng dengan tujuh pilihan rasa buah segar: Apel, Anggur, Melon, Jambu, Jeruk, Stroberi dan Leci.

Khasiat di PRODUK, bukan di 'Merek'!
(adv/adv)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%