Detik.com News
Detik.com
Minggu, 01/01/2012 19:14 WIB

Bus Kowan Bisata Terbalik di Tol Cawang-Priok, 9 Luka-luka

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Sebuah bus Kowan Bisata jurusan Cililitan-Tanjung Priok terbalik saat melaju di ruas tol dalam kota Cawang-Priok, Jakarta. Sedikitnya 9 orang terluka dalam kecelakaan tersebut.

"Korbannya 9 orang, mereka mengalami luka-luka. Tidak ada korban tewas," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar melalui pesan singkat kepada wartawan, Minggu (1/1/2012).

Sebanyak 8 orang dilarikan ke Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, sementara satu lainnya dibawa ke Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur.

"Luka berat sebanyak tiga orang dan sisanya, enam orang mengalami luka ringan," imbuhnya.

Baharudin mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/1) pukul 10.00 WIB. Saat itu, bus bernopol B 7523 IZ melaju di KM 00.600 Tol Cawang mengarah ke Tanjung Priok.

"Bus tersebut dikemudikan oleh Kasmin Riyanto," ujarnya.

Ia menambahkan, bus yang mengangkut belasan penumpang itu hendak menuju ke kawasan wisata Ancol, Jakarta Utara. Sesampainya di lokasi, bus tergelincir akibat guyuran hujan deras.

"Diduga, bus melaju dengan kecepatan tinggi," tambahnya.

Akibatnya, bus tersebut oleng sehingga sang sopir tidak dapat mengendalikan kendaraannya. Bus pun akhirnya terbalik dengan posisi melintang dan roda di atas.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dalam kejadian itu. Sementara akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di ruas tol Cawang-Priok sempat tersendat.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%