detikcom
Sabtu, 31/12/2011 14:06 WIB

Presiden SBY Temani Lagi Istri di RSPAD

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Memasuki hari ke empat Ani Bambang Yudhoyono dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menengok istrinya tersebut. SBY datang tidak ditemani kerabat keluarga lainya.

"Selamat siang," sapa SBY kepada wartawan yang telah menunggu sejak pagi hari di RSPAD, Jakarta, Sabtu, (31/12/2011).

SBY datang menggunakan mobil Mercy No Pol B 1909 RFS warna hitam. Dia datang sendirian dan hanya dikawal oleh Paspampres dan ajudan. Tidak nampak kerabat keluarga yang mendampingi. Mengenakan baju batik lengan pendek warna biru, dia buru-buru memasuki ruang pavilium kepresiden RSPAD.

Pantauan detikcom, puluhan bunga sudah dikemas karena telah memenuhi sudut rumah sakit. Hingga siang ini, belum ada pernyataan resmi dari dokter kepresidenan atas kondisi terakhir Ani Yudhoyono.

Seperti diketahui, Ani Yudhoyono dirawat di RSPAD Gatot Subroto sejak tanggal 27 Desember 2011 pukul 15.00 WIB. Dokter Kepresidenan menyatakan Ibu Negara menderita sakit tifus.

"Dengan diagnosa demam tifoid," kata Brigjen Aris Wibudi dari dokter kepresidenan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (29/11).



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(asp/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%