Sabtu, 31/12/2011 13:05 WIB
Sambut Tahun Baru, Tugu Tutup Lebih Awal & Monas Bersolek
Dok.detikcom
Pantauan detikcom, Sabtu (31/12/2011), sebuah panggung besar dengan sound system sedang dipersiapkan. Rencananya malam nanti akan digelar Dzikir Akbar yang akan diselenggarakan oleh kelompok pengajian Majelis Rasulullah.
Pesta kembang api juga rencananya akan digelar di kawasan monas. Namun belum terlihat persiapannya. Lokasi yang menjadi pusat pesta kembang api juga belum diketahui posisinya.
Sementara itu, Tugu Monas sudah ditutup lebih awal yakni pada pukul 12.00 WIB tadi. Hal ini untuk mengantisipasi persiapan pesta malam Tahun Baru.
"Hari ini tutup sampai pukul 12.00 WIB," ujar Kepala Unit Pelayanan Teknis Monas Rini Haryani kepada detikcom, Sabtu (31/12/2011).
Rini menjelaskan penutupan kunjungan ke Tugu Monas ini dilakukan untuk membatasi jumlah pengunjung yang biasanya selalu meningkat menjelang perayaan malam Tahun Baru. Kebijakan tersebut sudah diberlakukan sejak tahun-tahun sebelumnya.
"Kalau hari ini di kawasan Monas ramai menjelang Tahun Baru. Jadi kita tutup lebih awal," jelasnya.
Loket kunjungan ke Tugu Monas pada hari-hari biasa mulai beroperasional pada pukul 08.00-15.00 WIB. Sementara per 1 Januari 2012, jumlah kunjungan akan dibatasi hanya 2 ribu pengunjung.
"Supaya pengunjung nyaman dan aman. Pada hari biasanya, pengunjung bisa sampai 2.500-3.000 orang per hari," paparnya.
Pantauan detikcom, Tugu Monas sudah ramai dikunjungi oleh warga sejak pagi. Pengunjung yang rata-rata keluarga dan anak muda ini terlihat antre di pintu loket masuk Tugu Monas.
Sementara di kawasan Monas, sejumlah warga terlihat ada yang jalan santai, bersepeda dan berfoto bersama keluarganya.
(mpr/nik)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kejagung Tahan 2 Tersangka Kasus Kredit Fiktif BJB
183 share this. -
Alat Pemantau Gempa di Gunung Bromo Hingga Merapi Juga Pernah Dicuri
0 share this. -
Awasi Dana Parpol, KPU Siap Kerjasama dengan PPATK
0 share this. -
Pria yang Ditembak Mati FBI Itu Teman Tinju Tamerlan Tsarnaev
0 share this. -
Polisi Gagalkan Upaya Penyelundupan 170 Kg Ganja di Aceh
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 23/05/2013 03:45 WIB
Awasi Dana Parpol, KPU Siap Kerjasama dengan PPATK
-
Kamis, 23/05/2013 02:21 WIB
Seorang Pria Jadi Korban Kekerasan Geng Motor di Medan
-
Kamis, 23/05/2013 01:40 WIB
Polisi Gagalkan Upaya Penyelundupan 170 Kg Ganja di Aceh
-
Kamis, 23/05/2013 00:45 WIB
Kejagung Tahan 2 Tersangka Kasus Kredit Fiktif BJB
-
Kamis, 23/05/2013 00:44 WIB
Sebelum Gantung Diri, Ateng Berniat Cerai dengan Istrinya
-
Kamis, 23/05/2013 05:16 WIB
Alat Pemantau Gempa di Gunung Bromo Hingga Merapi Juga Pernah Dicuri
-
Kamis, 23/05/2013 02:58 WIB
Pria yang Ditembak Mati FBI Itu Teman Tinju Tamerlan Tsarnaev
-
Kamis, 23/05/2013 02:21 WIB
Seorang Pria Jadi Korban Kekerasan Geng Motor di Medan
-
Kamis, 23/05/2013 00:44 WIB
Sebelum Gantung Diri, Ateng Berniat Cerai dengan Istrinya
-
Kamis, 23/05/2013 03:45 WIB
Awasi Dana Parpol, KPU Siap Kerjasama dengan PPATK
-
Kamis, 23/05/2013 00:11 WIB
Caleg di Sultra Tewas Usai Rebutan Nomor Urut, PAN Serahkan ke Polisi
-
Rabu, 22/05/2013 11:25 WIB
5 Pengakuan Mengejutkan Pelaku Pemotongan Kelamin Abdul Muhyi
-
Rabu, 22/05/2013 09:29 WIB
4 Cerita 'Hubungan Rahasia' Darin Mumtazah dan Luthfi
-
542 Komentar
-
362 Komentar
-
229 Komentar
-
217 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
162 Komentar
-
146 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 16:48 WIB
Pasca Tornado, Menlu RI Ingatkan WNI di Oklahoma Tetap Waspada
-
Rabu, 22/05/2013 16:27 WIB
Cerita Politikus PKS Tamsil Linrung Soal Kenakalan Fathanah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
