detikcom
Rabu, 28/12/2011 18:26 WIB

Menkes Rahasiakan Sakit Ani Yudhoyono video

Tya Eka Yulianti - detikNews
Bandung - Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih enggan mengungkapkan kondisi kesehatan Ny. Ani Yudhoyono yang sedang menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto. ISakit yang menimpa Ani Yudhoyo masih tergolong rahasia karena sesuai prosedur harus ada ijin untuk mengungkapkannya.

"Waduh, ya enggak boleh dong sakitnya diungkapkan, rahasia," ujar Endang saat ditemui usai menghadiri Sosialisasi Kesiapan Jabar Menuju Universal Coverage Insurance Melalui KTP Berasuransi Kesehatan Serta Pencanangan dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Jamkesmas di Hotel Savoy Homann Jl Asia Afrika, Bandung, Rabu (28/12/2011).

Endang mengatakan dirinya tidak diperbolehkan menjelaskan kondisi kesehatan Ani karena tidak ada izin. Ia hanya mengungkapkan bahwa ibu Ani telah mendapatkan perawatan dari tim dokter kepresidenan.

"Saya tidak diizinkan. Yang jelas sih sudah ada tim yang menanganinya," katanya.





Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(tya/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%