detikcom
Rabu, 28/12/2011 18:25 WIB

Kamir Santoso, Napi 'Biang Kerok' di Lapas RI Ditangkap di China

Rachmadin Ismail - detikNews
(Foto: dok. interpol)
Jakarta - Kamir Santoso, napi kakap kasus narkotika Indonesia ditangkap di China. Badan Narkotika Nasional (BNN) sudah memeriksa Kamir di sana guna melacak jaringannya di Indonesia.

"Sudah 6 bulan lalu ditangkapnya. Kita juga sudah melakukan pemeriksaan di sana," kata Kepala Humas BNN Sumirat kepada detikcom, Rabu (28/12/2011).

Menurut Sumirat, Kamir ditangkap polisi China juga karena kasus narkoba. Saat ini, pria yang sempat mendekam di berbagai lapas di Indonesia ini sedang menanti vonis hakim.

Meski begitu, Kamir tidak bisa dibawa ke Indonesia karena belum adanya perjanjian ekstradisi dengan negeri tirai bambu tersebut. "Kita nggak ada ekstradisi dengan China. Jadi kalau mau periksa ke sana," imbuhnya.

Siapa sesungguhnya Kamir yang memiliki nama alias Salim ini? Dirjen Pemasyarakatan Shihabudin bercerita bahwa Kamir adalah biang kerok di LP Narkoba Indonesia. Ditempatkan di tahanan mana pun, Kamir selalu membuat ulah dengan menyuap petugas atau mengedarkan narkoba.

"Dia termasuk biang kerok, di mana saja ditempatkan pasti ada korban. Mulai di Cipinang, Nusakambangan, di Bandung," terangnya.

Di Nusakambangan, Kamir mengendalikan peredaran narkoba sejak lima tahun lalu dengan melibatkan Kepala LP Marwan Adli, Kepala Kesatuan Pengamanan LP Iwan Syaefudin, dan Kepala Sub Bidang Pembinaan dan Pendidikan LP Fob Budhiyono. Tiga anggota keluarga Marwan, yaitu Rinal Kornial, Andhika Permana, dan Dhiko Aldila pun ikut terlibat.

Pada 2009 lalu Kamir dibebaskan dari LP Cipinang dengan pengawalan sejumlah preman pada dini hari. Setelah itu, keberadaan Kamir tak diketahui. Pria kelahiran Jakarta, 15 Februari 1969 itu juga masuk dalam buruan interpol.

"Kamir Santoso itu kaya ular, tidak tahu bagaimana caranya dia melarikan diri," sambungnya.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(mad/gun)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%