Rabu, 28/12/2011 13:40 WIB
6 Kasus Pemerkosaan Tragis Sepanjang 2011
Berikut 6 kasus pemerkosaan memilukan sepanjang tahun 2011 yang dirangkum detikcom, Rabu (28/12/2011):
1. Ros di angkot M-26
Pemerkosaan yang masih jadi buah bibir yakni pemerkosaan yang dialami Ros (40) yang terjadi pada 14 Desember. Kala itu Ros yang sehari-hari berdagang sayur, hendak belanja ke Pasar Kemiri Muka, Beji, Depok sekitar pukul 04.00 WIB. Ros menumpang angkot M-26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi yang memang bukan jurusannya. Namun angkot ini akan melewati Pasar Kemiri.
Saat berada di Jl Raden Saleh, Depok, Ros, diperkosa oleh 2 orang. Di dalam angkot sendiri ada 4 orang yang terdiri dari 1 sopir, 2 orang pemerkosa, dan seorang lagi mahasiswi universitas di Jakarta Timur. Keempat pemerkosa Ros akhirnya ditangkap yakni DR, JB, A, dan M. Pelaku ternyata merupakan komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
2. Karyawati RS di angkot D02
Pemerkosaan yang hampir mirip dengan kejadian yang dialami Ros yakni pemerkosaan oleh seorang karyawati perusahaan swasta, RS (28). RS diperkosa di dalam angkot D02 jurusan Pondok Labu-Ciputat, 9 September, pukul 23.00 WIB.
RS diperkosa saat angkot berjalan berputar-putar di daerah Cilandak, Jakarta Selatan. Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku membuang RS di sekitar Ciganjur, Jakarta Selatan. Di dalam angkot tersebut terdapat 4 orang. 2 Di antaranya pemerkosa RS, Yogi dan Andri.
Pasca kejadian itu, RS berhari-hari mencari para pelaku. Hingga akhirnya pada 13 September, RS menciduk sendiri Yogi dengan bantuan dua anggota Polantas. Dari penangkapan Yogi, polisi lalu menangkap 3 pelaku lainnya pada 20 September di Padang, Sumatera Barat.
3. Mahasiswi Binus Livia di angkot M 24
Kasus pemerkosaan terheboh lainnya yakni pemerkosaan terhadap mahasiswi Universitas Bina Nusantara (Binus) Livia Pavita Soelistio (21). Kasus ini berawal dari hilangnya Livia pada 16 Agustus. Tiba-tiba pada 21 Agustus, jenazah Livia ditemukan di Cisauk, Kabupaten Tangerang.
5 Hari setelah penemuan jenazah Livia, polisi mengungkap Livia dibunuh dan diperkosa. Pembunuhan bermula ketika mahasiswa itu naik Mikrolet M 24 jurusan Slipi-Binus-Kebon Jeruk dari depan kampusnya. Selain Livia, di dalam mikrolet itu sudah ada 4 orang yakni Afriandi (22), Irwan Soleh (22) Rahmad Setiawan (24), dan Muhamad Fahri.
Di dalam angkot yang gelap tersebut, Livia dibunuh. Para pelaku sempat melampiskan nafsu bejatnya dengan menggagahi mayat korban. Jenazah korban lalu dibuang ke parit sedalam 2 meter di Cisauk dan ditemukan oleh seorang penggembala kambing. Keenam pelaku akhirnya ditangkap.
4. PT di karaoke XKTV Senayan City
Pemerkosaan di dalam ruang karaoke XKTV, Senayan City, Jakarta Pusat, juga sempat menggegerkan. Seorang perempuan berusia 19 tahun, PT diperkosa temannya KI (23) di dalam toilet ruang karaoke XKTV, 26 Juli lalu.
Sebelum diperkosa, PT dicekoki minuman keras. KI sempat memotret bugil PT dan menyebarkannya ke teman-teman melalui Blackberry Messenger. KI lalu dibekuk pada 31 Juli saat hendak kabur ke Australia.
5. 5 Bocah oleh sopir angkot di Cibubur
Seorang sopir angkot jurusan Cibubur-Taman Bunga Mekarsari, MS (55), memperkosa dan menyodomi 5 anak perempuan. Sebelum beraksi, MS mengiming-imingi anak tetangganya itu dengan mainan kardus. Aksi bejat MS ini sudah ia lakukan selama setahun mulai 2010. MS yang diketahui sudah menikah dan punya anak ini dibekuk pada 11 Juli.
6. Agnes oleh ibu kandungnya
Kasus pemerkosaan yang berakhir dengan pembunuhan terjadi pada Agnes Kharisma (19). Pembunuhan terjadi pada 7 Februari. Yang mengejutkan adalah otak pembunuhan Agnes ibu kandungnya sendiri. Bermotif dendam, ibu kandung Agnes itu menyuruh dua orang untuk menghabisi nyawa anaknya yakni S dan U.Usai membunuh, S sempat memperkosa Agnes.
Penimbunan BBM gunakan macam cara untuk menimbun bbm.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.
(gus/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Gempa 5,2 SR Terjadi di Pacitan
1,415 share this. -
KPAI: Jangan Terjebak Gedung 'Wah', Pentingkan Kurikulum
522 share this. -
Parpol Terima Duit Haram Bisa Dibubarkan? Begini Kata Mahfud MD
472 share this. -
2 Kereta Tabrakan di Missouri AS, Jalan Layang Ambruk
260 share this. -
Mahfud MD Siap Jadi Capres atau Cawapres
127 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 26/05/2013 04:56 WIB
Mengamuk, Pengendara Mercy Rusak Mobilnya di JCC
-
Minggu, 26/05/2013 04:08 WIB
Kompolnas: Tes Kejiwaan di Rekrutmen Polisi Harus Diperketat
-
Minggu, 26/05/2013 03:14 WIB
Komjak Pertanyakan SP3 22 Kasus Korupsi di Kejati Sumbar
-
Minggu, 26/05/2013 02:39 WIB
Mahfud MD Siap Jadi Capres atau Cawapres
-
Minggu, 26/05/2013 01:47 WIB
Angkot Tabrak Pemotor, Xenia Seruduk Separator di Blok M
-
Minggu, 26/05/2013 04:56 WIB
Mengamuk, Pengendara Mercy Rusak Mobilnya di JCC
-
Minggu, 26/05/2013 05:01 WIB
Prajurit Perancis Ditikam Saat Berpatroli
-
Minggu, 26/05/2013 04:31 WIB
Polisi Inggris Tangkap 3 Orang Terkait Pembunuhan Sadis Tentara
-
Minggu, 26/05/2013 05:35 WIB
Janda Pelaku Bom Bunuh Diri Pernah Menikah dengan Anggota Militan
-
Minggu, 26/05/2013 00:29 WIB
Warga Heboh Temukan Pocong Keluar dari Kuburan
-
Minggu, 26/05/2013 04:08 WIB
Kompolnas: Tes Kejiwaan di Rekrutmen Polisi Harus Diperketat
-
Minggu, 26/05/2013 02:00 WIB
2 Kereta Tabrakan di Missouri AS, Jalan Layang Ambruk
-
Minggu, 26/05/2013 02:39 WIB
Mahfud MD Siap Jadi Capres atau Cawapres
-
545 Komentar
-
258 Komentar
-
209 Komentar
-
205 Komentar
-
185 Komentar
-
152 Komentar
-
137 Komentar
-
127 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Samad Soal Kasus Luthfi: Masih Ada Bukti yang Belum Diungkap
-
Sabtu, 25/05/2013 16:06 WIB
Samad: Opsi Terbaik, Darin akan Diperiksa di Rumahnya
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
