Detik.com News
Detik.com
Rabu, 28/12/2011 10:32 WIB

Pembunuh Perempuan di Pondok Gede Berkeliaran di Jatinegara

Niken Widya Yunita - detikNews
Jakarta - L, tersangka pembunuh perempuan berinisial W di Pondok Gede, masih berkeliaran. Polisi berusaha mencari residivis yang sering nongkrong di Pasar Induk Jatinegara itu.

"Informasinya di Jatinegara. Tapi kita cari di Jatinegara nggak ketemu juga," ujar Kapolsek Pondok Gede Kompol Burhan, kepada detikcom, Rabu (28/12/2011).

Menurut Burhan, berdasarkan informasi, L merupakan gelandangan yang biasanya berada di Pasar Induk Jatinegara, Jakarta Timur.

Jenazah W ditemukan Kamis (22/12) lalu di Kompleks Bumi Makmur, Jl Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi Barat. Menurut Burhan, saat ditemukan, W tertimbun setengah badan.

Menurut Burhan, W tidak hamil. Namun W merupakan janda dua kali dengan jumlah anak 4. "Dari hasil dokter, korban tidak hamil," kata Burhan.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nik/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%