detikcom
Kamis, 22/12/2011 12:48 WIB

Macet, Rektor Unsri dan Mahasiswa yang Hendak Wisuda Terpaksa Naik KA

Taufik Wijaya - detikNews
Palembang - Akibat sebuah trailer pengangkut kayu gelondongan mogok karena masuk ke paret di depan SPBU Kayuara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Jalan Lintas Timur Inderalaya-Palembang macet total, dari pukul 02.00 WIB. Akibatnya proses wisuda 1.400 sarjana baru dari Universitas Sriwjaya terganggu.

"Sampai saat ini kemacetan belum teurai," kata salah seorang mahasiswa, Sutrisman, kepada detikcom, Kamis (22/12/2011).

Dijelaskan Sutrisman, akibat kemacetan ini, Rektor Universitas riwijaya Prof Dr Badiah Parizade bersama ribuan mahasiswa Unsri yang akan diwisuda terpaksa naik kereta api dari Stasiun Kertapati dan berhenti di Stasiun Kereta Api Unsri. Dari sana mereka naik ojek sepeda motor ke kampus.

"Sebagian dosen yang membawa mobil pribadi memilih lewat jalan Palembang-Kayuagung, kemudian berbelok dari Kayuagung-Inderalaya," katanya.

Selain gangguan trailer yang mogok, kemacetan ini juga diakibatkan volume kendaraan yang cukup tinggi. Terutama keberadaan truk pengangkut batubara, yang setiap hari jumlahnya mencapai ribuan melintasi Jalan Inderalaya-Palembang.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(tw/anw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
66%
Kontra
34%