Detik.com News
Detik.com
Kamis, 22/12/2011 11:06 WIB

Kasus Penipuan CPNS Juga Terjadi di Jombang, Nilainya Rp 25 M

Rachmadin Ismail - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kasus Penipuan CPNS Juga Terjadi di Jombang, Nilainya Rp 25 M PNS Karawang
Jakarta - Kasus penipuan CPNS yang dilakukan Santi cs di Surabaya terjadi juga di wilayah lain. Korbannya ada sekitar 500 orang dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 25 miliar.

Ahmad Rivai, selaku pengacara para korban menuturkan, saat ini ada 150 orang yang sudah menyerahkan surat kuasa agar kasus ini diadvokasi hingga tuntas. Mereka berasal dari kawasan Jombang, Mojokerto, hingga Nganjuk.

"Satu orang ada yang sudah membayar Rp 120 juta, Rp 80 juta, ada juga yang Rp 60 juta," kata Rivai saat berbincang dengan detikcom, Kamis (22/12/2011).

Mantan pengacara eks pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah ini menduga ada sekitar 500 korban lain yang tertipu. Jika dihitung, angkanya mencapai miliaran rupiah.

"Kalau yang baru ngadu ke saya di atas Rp 10 miliar lebih, tapi kalau semua ditotal Rp 25 miliar," terangnya.

Lalu siapa pelaku penipuan ini? Berdasarkan keterangan para korban, ada pria berinisial S yang kerap menawarkan program perekrutan CPNS di lingkungan pemerintah daerah. Pria tersebut menawarkan sistem lowongan tertutup.

"Dia bilangnya "program khusus", karena sekarang kan masih moratorium," imbuhnya. Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%