detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 01:06 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 22/12/2011 11:06 WIB

Kasus Penipuan CPNS Juga Terjadi di Jombang, Nilainya Rp 25 M

Rachmadin Ismail - detikNews
Halaman 1 dari 2
PNS Karawang
Jakarta - Kasus penipuan CPNS yang dilakukan Santi cs di Surabaya terjadi juga di wilayah lain. Korbannya ada sekitar 500 orang dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 25 miliar.

Ahmad Rivai, selaku pengacara para korban menuturkan, saat ini ada 150 orang yang sudah menyerahkan surat kuasa agar kasus ini diadvokasi hingga tuntas. Mereka berasal dari kawasan Jombang, Mojokerto, hingga Nganjuk.

"Satu orang ada yang sudah membayar Rp 120 juta, Rp 80 juta, ada juga yang Rp 60 juta," kata Rivai saat berbincang dengan detikcom, Kamis (22/12/2011).

Mantan pengacara eks pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah ini menduga ada sekitar 500 korban lain yang tertipu. Jika dihitung, angkanya mencapai miliaran rupiah.

"Kalau yang baru ngadu ke saya di atas Rp 10 miliar lebih, tapi kalau semua ditotal Rp 25 miliar," terangnya.

Lalu siapa pelaku penipuan ini? Berdasarkan keterangan para korban, ada pria berinisial S yang kerap menawarkan program perekrutan CPNS di lingkungan pemerintah daerah. Pria tersebut menawarkan sistem lowongan tertutup.

"Dia bilangnya "program khusus", karena sekarang kan masih moratorium," imbuhnya. Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mad/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%