Kamis, 22/12/2011 09:26 WIB

Deal! RI Beli 3 Kapal Selam dari Korea Selatan

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Armada laut Indonesia akan mendapat amunisi baru. 3 Kapal selam buatan Korea Selatan akan bergabung menjelajahi lautan Indonesia. Kementerian Pertahanan (Kemhan) secara resmi sudah menandatangani kontrak pembelian kapal selam itu.

"Pada 20 Desember, sudah ditandatangaArmada laut Indonesia akan mendapat amunisi baru. 3 Kapal selam buatan Korea Selatan akan bergabung menjelajahi lautan Indonesia.ni," kata juru bicara Kemhan Brigjen TNI Hartin Asrind saat dihubungi detikcom, Kamis (22/12/2011).

Pembelian kapal selam itu memang sudah rencana lama. Pembelian dilakukan guna menambah kekuatan angkatan laut. "Nilai kontraknya sekitar US$ 1,1 miliar," jelas Hartin.

Kapal itu dibeli dari Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME). Kapal selam bertenaga diesel itu masing-masing berbobot 1.400 ton dengan panjang 61,3 meter. Nantinya, kapal yang akan selesai dibuat pada 2018 itu akan mampu membawa 40 pelaut. Daewoo memenangi kontrak ini setelah bersaing dengan Jerman, Rusia dan Perancis.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%