detikcom
Rabu, 21/12/2011 19:06 WIB

Perhitungan Sementara, Jago Demokrat Unggul di Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Medan - Hasil penghitungan pemungutan suara ulang (PSU) di sejumlah TPS, untuk sementara jago Demokrat unggul. Sekitar pukul 13.00 WIB, sejumlah TPS sudah mulai melakukan penghitungan suara.

Hasil sementara, pasangan Firdaus MT dengan Ayat Cahyadi didukung Demokrat dan PKS unggul. Sedangkan jago Golkar, Septina Primawati (istri Gubernur Riau, Rusli Zainal) berpasangan Erizal Muluk jauh tertinggal.

Misalnya saja, TPS 44 di Jl Tuah Karya, Kecamatan Tampan, dari 65 suara, jago Demokrat meraih suara 55, sisanya Golkar. Begitu juga TPS 23, di Jl Purwodadi dari 85 suara, 70 diraih Firdaus MT sisanya istri gubernur.

"Di TPS kami, Firdaus MT nomor urut 1 menang muntlak 70 persen," Rodi petugas TPS 17, di Jl Putri Tujuh, Tampan, Pekanbaru saat dihubungi detikcom.

Menurut Rodi, pelaksanaan pencoblosan ulang ini, sangat sepi. Jumlah pemilih paling banter hanya 45 persen saja.

"Kita memiliki undangan pemilih 123 orang, namun yang datang hanya 59 orang saja. Ini jauh lebih menurun dibanding saat pelaksanaan Pemilukada lalu," katya Rodi.

Dengan kemenangan sementara pasangan Firdaus MT-Ayat Cahyadi, maka untuk kedua kalinya juga, Septina istri orang nomor satu di Riau harus menelan kekalahan.

Sementara itu, tim sukses Firdaus MT, Edi Ahmad RM kepada detikcom mengatakan, bahwa hitungan sementara mengklaim mengusai 65 persen suara.

"Hitungan kita, hampir di semua TPS Firdaus MT unggul jauh," kata Edi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(cha/anw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%