QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 21/12/2011 00:54 WIB

Heroin ditemukan di museum

BBCIndonesia.com - detikNews
heroin

Heroin dalam kemasan-kemasan kecil ditemukan di berkas berusia 80 tahun milik Arsip Nasional Inggris.

Sebuah paket berisi heroin ditemukan di sebuah berkas berusia 80 tahun milik Departemen Luar Negeri Inggris yang tersimpan di Arsip Nasional.

Obat terlarang itu dilampirkan pada sebuah dokumen sebuah kasus pengadilan dari tahun 1928 yang dikirim oleh Konsulat Inggris di Kairo, Mesir.

Bubuk berwarna putih kekuningan yang ditemukan oleh seorang warga tersebut kemudian dikirim untuk di analisa.

Zat terlarang itu diserahkan ke Polisi Metropolitan London sesudah resmi dinyatakan sebagai heroin.

Heroin yang beratnya kurang dari satu gram tersebut dimasukkan dalam 19 kemasan kertas kecil.

Temuan langka

Direktur operasional Arsip Nasional Jeff James mengatakan penemuan itu mengisyaratkan masih ada banyak misteri yang tersembunyi di bank arsip tersebut.

"Dari waktu ke waktu, objek-objek yang berharga dan unik akan selalu ditemukan di antara 11 juta koleksi arsip kami," kata Jeff. "Tetapi temuan semacam ini [heroin] sangat langka."

Arsip Nasional Inggris memberikan akses publik terhadap arsip-arsip pemerintah dari periode 1000 tahun silam.

Di samping dokumen bersejarah seperti berkas badan intelijen Inggris M15 dan catatan survei tanah Inggris dari tahun 1806 yang dikenal dengan sebutan Domesday Book.

(bbc/bbc)

Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%