Detik.com News

Rabu, 21/12/2011 00:54 WIB

Heroin ditemukan di museum

BBCIndonesia.com - detikNews
heroin

Heroin dalam kemasan-kemasan kecil ditemukan di berkas berusia 80 tahun milik Arsip Nasional Inggris.

Sebuah paket berisi heroin ditemukan di sebuah berkas berusia 80 tahun milik Departemen Luar Negeri Inggris yang tersimpan di Arsip Nasional.

Obat terlarang itu dilampirkan pada sebuah dokumen sebuah kasus pengadilan dari tahun 1928 yang dikirim oleh Konsulat Inggris di Kairo, Mesir.

Bubuk berwarna putih kekuningan yang ditemukan oleh seorang warga tersebut kemudian dikirim untuk di analisa.

Zat terlarang itu diserahkan ke Polisi Metropolitan London sesudah resmi dinyatakan sebagai heroin.

Heroin yang beratnya kurang dari satu gram tersebut dimasukkan dalam 19 kemasan kertas kecil.

Temuan langka

Direktur operasional Arsip Nasional Jeff James mengatakan penemuan itu mengisyaratkan masih ada banyak misteri yang tersembunyi di bank arsip tersebut.

"Dari waktu ke waktu, objek-objek yang berharga dan unik akan selalu ditemukan di antara 11 juta koleksi arsip kami," kata Jeff. "Tetapi temuan semacam ini [heroin] sangat langka."

Arsip Nasional Inggris memberikan akses publik terhadap arsip-arsip pemerintah dari periode 1000 tahun silam.

Di samping dokumen bersejarah seperti berkas badan intelijen Inggris M15 dan catatan survei tanah Inggris dari tahun 1806 yang dikenal dengan sebutan Domesday Book.

(bbc/bbc)

  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%