Ima Mayasari, Doktor Hukum Termuda UI yang Hobi Fotografi
Jumat, 16/12/2011 14:34 WIB
Jakarta
Suaranya renyah. Jawabannya lugas. Dari ujung telepon, Ima Mayasari tanpa ekspesi menyebut pada 22 Oktober lalu dia menyelesaikan pendidikan strata 3 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Di usianya yang baru 28 tahun, Ima menyandang gelar doktor bidang hukum.
"Pada 22 Oktober 2011 lalu berhasil mempertahankan disertasi di hadapan sidang terbuka akademik UI. Adapun untuk wisudanya nanti pada Februari 2012," kata Ima saat berbincang dengan detikcom, Jumat, (16/12/2011).
Di website resmi FH UI, law.ui.ac.id, Ima disebut sebagai Doktor termuda dari FH UI dengan promotor Safri Nugraha, Ko Promotor Bhenyamin Hoesein dan penguji Valerine J.L. Kriefkhoff, Abrar Saleng, dan Budi Darmono.
Ima menghabiskan masa kecilnya di Jombang, Jawa Timur. Usai menyelesaikan pendidikan SMA, dia memasuki FH UI pada 2001. Pendidikan strata 1 dia selesaikan selama 3,5 tahun dan diwisuda pada Februari 2005. Tidak mau lama-lama menganggur, Agustus 2005 dia kembali meneruskan pendidikan strata 2 di kampus yang sama.
"Untuk kuliah S1 dibiayai oleh orang tua. Sedangkan untuk S2 saya biayai sendiri. Kan sudah bekerja di kantor hukum," ujar wanita berjilbab ini.
Kelas malam untuk S2 itu dia selesaikan dalam tempo 2 tahun. Lulus Februari 2007, lagi-lagi ambisi untuk menimba pengetahuan membuatnya bertekad masuk bangku kuliah, setelah 5 bulan menggondol Master Hukum. Setelah 3 tahun bergelut dengan berbagai diktat, buku dan kasus, akhirnya 22 Oktober dia menuntaskan jenjang pendidikan formal S-3.
"Total S1 hingga S3 adalah 10 tahun. Tantanganya terkait waktu dan lokasi kuliah, kantor dan tempat tinggal yang terpencar. Tapi itu tantangan, bagaimana memanajemen waktu dan bagaimana memanajemen pengelolaan keadaan," beber perempuan yang akan mengakhiri masa lajangnya tahun depan.
Sebagai persembahan terhadap ilmu pengetahuan, dia menulis desertasi tentang sengketa pertambangan. Yaitu berjudul 'Sengketa Izin Pertambangan di Era Otonomi Daerah Studi Kasus: Sengketa Izin Pertambangan antara Badan Usaha Milik Negara Pertambangan dan Kepala Daerah di Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Halmahera Selatan (Periode Tahun 2007-2011)'.
"Saya menyarankan untuk pertambangan tidak didesentralisasikan. Karena kekayaan bumi ini adalah milik bangsa, bukan milik daerah," cetusnya.
Mendapati putrinya melewati jenjang pendidikan tertinggi ini, kedua orang tuanya di Jombang tidak henti-hentinya bersyukur. Apalagi, pekerjaann Ima di sebuah kantor hukum di bilangan segi tiga emas Kuningan, Jakarta tidak terbengkelai.
"Bos saya memberi supprot. Saat kuliah S3, saya cuti," kisahnya.
Kurun satu dekade tersebut, dia berjibaku dengan buku, kantor, pengadilan dan ruang kelas. Tapi dia tetap bisa menikmati dunia lain selain rutinitas tersebut. Bermodal kamera Canon 550 D, tidak ada objek menarik yang terlewatkan.
"Kalau sedang tugas ke luar kota, itu sangat menyenangkan. Bisa membuat refresh. Apalagi hobi saya jalan-jalan," tuturnya.
Lalu apa motovasi dia menyelesaikan jenjang doktor di usia muda? "Saya cuma ingin dapat ilmu. Seandainya setelah itu ada yang diperoleh, itu namanya karier," ucap dia.
(asp/vit)
"Pada 22 Oktober 2011 lalu berhasil mempertahankan disertasi di hadapan sidang terbuka akademik UI. Adapun untuk wisudanya nanti pada Februari 2012," kata Ima saat berbincang dengan detikcom, Jumat, (16/12/2011).
Di website resmi FH UI, law.ui.ac.id, Ima disebut sebagai Doktor termuda dari FH UI dengan promotor Safri Nugraha, Ko Promotor Bhenyamin Hoesein dan penguji Valerine J.L. Kriefkhoff, Abrar Saleng, dan Budi Darmono.
Ima menghabiskan masa kecilnya di Jombang, Jawa Timur. Usai menyelesaikan pendidikan SMA, dia memasuki FH UI pada 2001. Pendidikan strata 1 dia selesaikan selama 3,5 tahun dan diwisuda pada Februari 2005. Tidak mau lama-lama menganggur, Agustus 2005 dia kembali meneruskan pendidikan strata 2 di kampus yang sama.
"Untuk kuliah S1 dibiayai oleh orang tua. Sedangkan untuk S2 saya biayai sendiri. Kan sudah bekerja di kantor hukum," ujar wanita berjilbab ini.
Kelas malam untuk S2 itu dia selesaikan dalam tempo 2 tahun. Lulus Februari 2007, lagi-lagi ambisi untuk menimba pengetahuan membuatnya bertekad masuk bangku kuliah, setelah 5 bulan menggondol Master Hukum. Setelah 3 tahun bergelut dengan berbagai diktat, buku dan kasus, akhirnya 22 Oktober dia menuntaskan jenjang pendidikan formal S-3.
"Total S1 hingga S3 adalah 10 tahun. Tantanganya terkait waktu dan lokasi kuliah, kantor dan tempat tinggal yang terpencar. Tapi itu tantangan, bagaimana memanajemen waktu dan bagaimana memanajemen pengelolaan keadaan," beber perempuan yang akan mengakhiri masa lajangnya tahun depan.
Sebagai persembahan terhadap ilmu pengetahuan, dia menulis desertasi tentang sengketa pertambangan. Yaitu berjudul 'Sengketa Izin Pertambangan di Era Otonomi Daerah Studi Kasus: Sengketa Izin Pertambangan antara Badan Usaha Milik Negara Pertambangan dan Kepala Daerah di Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Halmahera Selatan (Periode Tahun 2007-2011)'.
"Saya menyarankan untuk pertambangan tidak didesentralisasikan. Karena kekayaan bumi ini adalah milik bangsa, bukan milik daerah," cetusnya.
Mendapati putrinya melewati jenjang pendidikan tertinggi ini, kedua orang tuanya di Jombang tidak henti-hentinya bersyukur. Apalagi, pekerjaann Ima di sebuah kantor hukum di bilangan segi tiga emas Kuningan, Jakarta tidak terbengkelai.
"Bos saya memberi supprot. Saat kuliah S3, saya cuti," kisahnya.
Kurun satu dekade tersebut, dia berjibaku dengan buku, kantor, pengadilan dan ruang kelas. Tapi dia tetap bisa menikmati dunia lain selain rutinitas tersebut. Bermodal kamera Canon 550 D, tidak ada objek menarik yang terlewatkan.
"Kalau sedang tugas ke luar kota, itu sangat menyenangkan. Bisa membuat refresh. Apalagi hobi saya jalan-jalan," tuturnya.
Lalu apa motovasi dia menyelesaikan jenjang doktor di usia muda? "Saya cuma ingin dapat ilmu. Seandainya setelah itu ada yang diperoleh, itu namanya karier," ucap dia.
(asp/vit)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
TokohTerbaru
Indeks Tokoh »
-
Selasa, 22/05/2012 17:37 WIB
Reisa Kartika, Putri Lingkungan yang Ikut Identifikasi Korban Sukhoi
-
Selasa, 15/05/2012 17:05 WIB
Andre Siregar Sang Penerjemah Presiden
-
Senin, 14/05/2012 16:16 WIB
Ahmad Dhani dan Peluang Jadi Politikus
-
Kamis, 10/05/2012 21:06 WIB
Ninasapti Partowidagdo Jalankan Wasiat Hidup Hemat Sang Suami
-
Selasa, 08/05/2012 08:36 WIB
Deddy Herlambang dan Aksi Komunitasnya Merawat Lokomotif Kuno
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Orang Tewas & 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
689 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
