Detik.com News
Detik.com

Kamis, 15/12/2011 00:42 WIB

Kabareskrim Akui Ada Pemenggalan di Lampung yang Dilakukan Warga

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Kabareskrim Polri, Komisaris Jendral Sutarman, membenarkan telah terjadi pemenggalan kepala warga di Mesuji, Lampung. Pemenggalan tersebut dilakukan oleh warga sipil, bukan anggota Polri.

"Pelakunya warga masyarakat. Itu kan terjadi (ketika) bentrok warga dengan warga yang di Lampung," ujar Sutarman usai RDP dengan Komisi III di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/12/2011).

Namun, Sutarman enggan berkomentar lebih jauh mengenai kasus pemenggalan tersebut.
Bahkan ketika didesak wartawan, Sutarman hanya berjalan hingga masuk ke dalam mobilnya.

Sebelumnya dalam RDP, Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo sempat diminta penjelasan mengenai pengaduan warga itu. Menurut Kapolri, pihaknya pernah menangani dua kasus bentrokan di dua wilayah Mesuji.

Kasus pertama, terjadi di Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, akibat sengketa lahan pada 21 April 2011. Sengketa itu berujung bentrokan antar warga yang mengakibatkan tujuh warga tewas.

"Kasus itu enam tersangka sudah dalam proses pengadilan," kata Kapolri.

Kasus kedua, jelas Kapolri, terjadi di Kabupaten Mesuji, Lampung, pada November 2010. Kasus itu lantaran sengketa lahan. "Ada masyarakat yang disandera di sana oleh sekelompok masyarakat. Polisi mendatangi tempat kejadian. Ketika dievakuasi, masyarakat mencegat," kata dia.

"Polisi terpaksa mengeluarkan tembakan. Ada satu masyarakat yang meninggal dunia. Dua anggota yang membawa senjata sudah kami periksa dan sekarang dalam proses peradilan," tambah Kapolri.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/mok)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%