detikcom
Rabu, 14/12/2011 09:45 WIB

Bendera Bintang Kejora, Amunisi & Panah Diamankan dari Markas OPM

Nurvita Indarini - detikNews
Jakarta - Baku tembak antara aparat kepolisian dengan kelomok TPN/OPM terjadi di markas kelompok tersebut di Eduda, Paniai, dekat Timika, Papua. Dari markas kelompok itu diamankan bendera Bintang Kejora, amunisi, dan panah.

"Di markas itu menemukan 1 bendera Bintang Kejora, amunisi peluru 53 butir, selongsong peluru 96 buah, panah 67, busur 6 buah, senpi rusak dan beberapa perlengkapan pribadi seperti baju dan kaos," kata Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar, Rabu (14/12/2011).

Menurut Boy, tidak ada yang diamankan dalam peristiwa tersebut. Sebab anggota kelompok yang ditengarai berjumlah 10-15 orang itu lantas kabur setelah baku tembak terjadi.

"Tidak ada yang diamankan karena mereka lari sembunyi ke hutan," tutur Boy.

13 Desember kemarin, baku tembak terjadi markas OPN/OPM. Polri mengklaim, aparat tidak melakukan penyerbuan, namun melakukan kegiatan operasi Aman Matoa. Operasi dilakukan karena adanya ancaman dari kelompok sipil bersenjata. Kelompok ini ditengarai melakukan penyerangan secara sporadis. Seorang polisi terluka akibat baku tembak itu.


Hanya Gara-gara Menyimpan Foto Pacar, Siswi SMK Tidak Diluluskan Pihak Sekolah. Simak Selengkapnya di "Reportase Pagi Akhir Pekan", pukul 04.30 - 05.30 WIB Hanya di TransTV

(vit/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000