Senin, 12/12/2011 19:59 WIB

Selundupkan Narkoba ke China, Perempuan Afsel Disuntik Mati

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Janice Linden (Times Live)
Johannesburg - Pemerintah China menyuntik mati seorang perempuan warga negara Afrika Selatan (Afsel) karena melakukan pidana penyelundupan narkoba ke Negeri Tirai Bambu tersebut. Atas hal ini, pemerintah Afsel menyatakan penyesalan mendalam atas penolakan grasi oleh pemerintah China.

Janice Linden (35) dinyatakan bersalah karena berusaha menyelundupkan 3 kilogram sabu ke Guangzhou, China, pada 2008 lalu. Sabu tersebut disembunyikan di koper bawaannya, namun akhirnya ketahuan oleh polisi.

"Eksekusi mati dilakukan sekitar pukul 10.00 waktu Afrika Selatan. Pejabat kedutaan kami ada di sana bersama dengan keluarganya. Dia memiliki 2 saudara perempuan di sana," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Afsel, Clayson Monyela, kepada AFP, Senin (12/12/2011).

"Kami kecewa karena kami telah mengutarakan bahwa kami meminta vonis mati terhadapnya diubah menjadi vonis seumur hidup, menggantikan eksekusi mati," imbuhnya.

Linden divonis bersalah dalam persidangan yang digelar tahun 2009 lalu. Linden telah menempuh seluruh upaya hukum yang ada, mulai dari banding hingga peninjauan kembali. Namun sayangnya upaya tersebut tidak membuahkan hasil apapun.

Pemerintah Afsel telah mengajukan sejumlah permohonan kepada pemerintah China agar mengubah vonis Linden dari hukuman mati menjadi penjara seumur hidup. Permohonan tersebut bahkan juga diajukan di sela-sela pertemuan PBB membahas masalah iklim di Durban, Afsel, pada Minggu (11/12).

"Bahkan di sela-sela COP17, Menteri (Luar Negeri Afsel) memanggil Duta Besar China. Kami memohon grasi berulang kali," ucap Monyela.

Namun juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Liu Weimin, mengatakan bahwa hukum telah ditegakkan. "Dalam menangani pidana narkoba, posisi pemerintah China telah konsisten dan jelas. Apakah mereka warga asing atau warga China, pemerintah China akan menangani kasusnya sesuai hukum yang berlaku," jelas Weimin secara terpisah di Beijing.

Pemerintah Afsel dan China memiliki hubungan yang erat. Keduanya merupakan mitra dagang yang kuat.

(nvc/vit)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    74%
    Kontra
    26%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel