detikcom

Senin, 12/12/2011 13:26 WIB

Komisi III DPR Rapat dengan Jaksa Agung

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Komisi III DPR akan menggelar rapat dengan Jaksa Agung Basrief Arief siang ini. Rapat ini adalah agenda kerja rutin DPR.

"Siang ini rencananya kita rapat dengan Jaksa Agung," tutur Ketua Komisi III DPR, Benny K Harman, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/12/2011).

Benny mengatakan, di dalam rapat akan dibahas banyak hal. Komisi III juga akan mengajukan sejumlah pertanyaan. Namun Benny tidak menyebut hal-hal apa saja itu.

"Ya rapat kerja biasa lah, ada kasus ada laporan lainnya,"tutur Benny.

Rapat diagendakan dimulai pukul 13.30 WIB. Hingga saat ini baru beberapa anggota Komisi III terlihat lalu lalang.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/gun)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%