Detik.com News
Detik.com

Selasa, 06/12/2011 12:31 WIB

Asyik! Perpanjang SIM Bisa di Blok M Square

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Anda ingin memperpanjang SIM dan STNK? Jika iya, Anda kini tidak perlu repot-repot ke kantor Satuan Pelaksana Administrasi Surat Izin Mengemudi (Satpas SIM). Sambil shopping, Anda bisa mengurus SIM di Blok M Square.

Nah, gerai SIM dan STNK telah diresmikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab
di Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2011).

Untung mengatakan peluncuran Gerai SIM Blok M Square merupakan bentuk pelayanan polisi terhadap masyarakat.

"Kita buka di tempat berkumpulnya masyarakat, seperti mal sehingga masyarakat kapan saja bisa memperpanjang SIM dan STNK. Tidak harus ke kantor polisi, kecuali ada proses-proses yang harus didahului," kata Untung.

Ia berharap pelayanan terhadap masyarakat semakin maksimal dengan sistem 'jemput bola' tersebut dan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan kewajibannya.

"Biar masyarakat senang, biar mendapat pelayanan terbaik dari polisi, biar msyarakat sadar hukum, sadar membayar pajak, sadar bahwa polisi juga sadar dia bukan penguasan tapi pelayan masyakarat," ujar Untung.

Dalam kesempatan yang sama, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Dwi Sigit Nurmantyas mengatakan program tersebut merupakan upaya untuk menghilangkan praktik percaloan.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/aan)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%