detikcom

Jumat, 02/12/2011 23:01 WIB

Sehari Dua Kecelakaan Tragis Terjadi di Makassar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Dua kecelakaan tragis terjadi dalam sehari di jalan Ir Sutami, kawasan industri Makassar, yang menewaskan dua pengendara sepeda motor, Jumat (2/12/2011). Dua titik lokasi kejadian letaknya berdekatan dan merupakan jalan di samping jalan tol yang ramai dilalui truk pengangkut barang.

Kecelakaan yang pertama terjadi pukul 10.00 Wita di sekitar pergudangan Passerokang Indah, yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor Honda matik, Muhammad Arif (31 tahun) dengan plat nomor polisi DD 2283 VL. Saat itu Arif yang membonceng rekannya, Abdul Kadir berusaha menyalip dari sebelah kiri sebuah truk Tronton yang dikemudikan Ahad.

Kasatlantas Polrestabes Makassar, AKBP Muh. Hidayat saat dihubungi detikcom, jumat (2/12/2011), menyebutkan sepeda motor yang dikemudikan Arif bersenggolan dengan truk hingga menyebabkan Arif terjatuh dan kepalanya tergilas roda belakang truk. Rekan korban bernama Kadir hanya mengalami luka ringan dan kini dirawat di RS Ibnu Sina.

Kecelakaan yang kedua terjadi pada pukul 14.00 Wita, di dekat bekas SPBU Jl Ir Sutami, yang menewaskan seorang ibu pengendara sepeda motor berusia 48 tahun, yakni Hj Enny Manikyah Tiantoro, warga Kab. Maros, setelah digilas truk roda 6 dengan nomor polisi DD 9130 K, yang dikemudikan Sudirman (19 tahun). "Korban terslip saat hendak mendahului truk dari arah kiri, korban meninggal dunia di tempat kejadian setelah terinjak ban depan sebelah kiri truk," pungkas Hidayat.

Sehari sebelumnya, kamis pukul 15.00 Wita, (1/12/2011), kecelakaan serupa terjadi di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, yang melibatkan truk Mitsubishi Colt Nopol DD 9656 AH yang dikemudikan Mudin Dg Ngalle dan pengendara sepeda motor Honda Revo nopol DD 2420 UK yang dikendarai oleh Jusran Osman (49 tahun) yang membonceng putrinya, Prawidya Sari (13 tahun) yang tewas dalam peristiwa ini.

Kronologis kecelakaan tragis ini terjadi saat konvoi rombongan pengantar jenazah yang menggunakan sepeda motor dan mobil, menyalip truk hingga sang sopir truk membanting stirnya ke arah kiri. "Di depan truk ternyata sepeda motor dikendarai Jusran terjatuh karena menghindari penyeberang jalan, saat terjatuh itu putrinya tergilas ban truk sebelah kiri belakang," tandas Hidayat.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(anw/anw)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%