detikcom
Selasa, 29/11/2011 17:35 WIB

10 Siswa SD Tertimpa Tembok Roboh di Kranji Bekasi

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - 10 Orang siswa SDN Kranji III dan SDN Kranji XV, Kota Bekasi mengalami luka-luka akibat tertimpa tembok yang ambruk di sekitar sekolah mereka. Selain melukai murid, reruntuhan tembok itu juga menimpa pedagang yang berjualan di sekitar sekolah itu.

"Korbannya ada 12 orang. 10 Orang anak dan 2 orang pedagang," kata Kapolres Kota Bekasi Kombes Priyo Widyanto kepada detikcom, Kamis (29/11/2011).

Priyo mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Saat itu tembok yang sudah berusia tua di sekitar sekolah itu tiba-tiba saja runtuh. "Temboknya memang sudah tua, sehingga roboh," katanya.

Priyo menyatakan, kebanyakan korban mengalami luka memar. Namun ada satu pedagang yang menderita luka cukup parah akibat peristiwa itu. "Satu pedagang diperban lehernya akibat peristiwa itu," katanya.

Priyo menyatakan, petugas masih melakukan olah TKP di sekitar lokasi peristiwa tersebut. Sehabis olah TKP baru akan dilakukan pemeriksaan saksi. "Nanti kita periksa juga saksi-saksi," katanya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nal/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%