Jumat, 25/11/2011 09:55 WIB
Gerhana Matahari Sebagian Terjadi Hari Ini
(Starry Night Software space.com)
"Tapi kita di Indonesia tidak bisa mengamati gerhana itu. Sedangkan bagi mereka yang dekat dengan Kutub Selatan bisa mengamatinya," ujar peneliti bidang matahari dan antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Emanuel Sungging Mumpuni, kepada detikcom, Jumat (25/11/2011).
Dia menjelaskan, gerhana matahari sebagian itu tidak bisa teramati di Indonesia karena bayangan yang ditimbulkan tidak jatuh di daerah yang bisa diamati dari Indonesia. Kontak pertama terjadi pada pukul 11:23:11 WIB dan kontak terakhir pada pukul 15:17:15,8 WIB. Saat maksimum gerhana terjadi pada pukul 13:20:15,9 WIB.
Menurut space.com (24/11), gerhana ini akan terlihat terbaik dari Antartika, sebab bagian terbesar dari gerhana dekat dengan Kutub Selatan, di mana 78 persen dari matahari akan tertutup oleh bulan. Sedangkan di Afrika Selatan, fenomena itu hanya bisa dilihat di Provinsi Cape. Dari tempat tersebut, akan terlihat 11 persen matahari tertutup.
Di Australia, gerhana hanya bisa dilihat dari Tasmania, dengan 6 persen dari matahari yang tertutup di Hobart. Sedangkan di Selandia Baru gerhana matahari sebagian terjadi saat matahari terbenam, baik dilihat dari South Island dengan 31 persen dari matahari tertutup di Dunedin.
Melihat langsung ke matahari meski hanya sepersekian detik bisa mengakibatkan kerusakan permanen pada mata. Sebab ada risiko cahaya matahari membakar retina mata. Seperti kita tahu, mata memiliki refleks keengganan menjauhi matahari. Nah, ketika gerhana matahari sebagian, refleks keengganan melihat matahari tidak kuat sehingga malah membuat mata melotot ke matahari.
Ada beberapa metode yang aman untuk mengamati matahari, yakni dengan melihatnya melalui filter matahari atau dengan kamera lubang jarum. Filter matahari adalah berupa kacamata gerhana. Jika Anda tidak dapat menemukan kacamata ini, Anda bisa membeli ke toko peralatan las profesional dan membeli kaca tukang las ukuran 14. Kaca ini bisa melindungi mata saat melihat ke matahari sehingga bisa mencegah kerusakan mata.
Ada lagi cara yang aman dan sangat murah untuk melihat gerhana matahari sebagian, yakni dengan kamera lubang jarum. Caranya, tutup jendela dengan sepotong besar kardus dengan lubang kecil di tengahnya. Dengan kamera ini maka akan didapat sebuah bayangan gelap dengan gambar kecil dari matahari di tengah.
Cara lainnya adalah dengan menempatkan cermin kecil di jendela dengan posisi menghadap matahari. Matahari akan terpantul dari cermin dan memproyeksikan gambar pada dinding atau langit-langit ruangan, sehingga setiap orang dapat mengamati dengan aman.
Cara murah lainnya adalah dengan ember atau baskom hitam yang diisi air. Saat terjadi gerhana, taruh saja ember itu di bawah langit sehingga bayangan matahari jatuh pada air dalam ember/baskom itu.
(vit/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Ini Instruksi SBY Terkait Masalah Gunung Padang dan Lumpur Lapindo
821 share this. -
Puluhan Ribu Warga Palembang Saksikan Jembatan 'Ampera Berwarna'
657 share this. -
Rekening Gendut Aiptu LS, Berapa Gaji Normal Polisi Berpangkat Aiptu?
637 share this. -
Gita Wirjawan Upayakan Harga Daging Tetap Stabil saat Ramadhan
586 share this. -
Ingin Lomba Paduan Suara di Hongkong, Mahasiswi UNS Minta Dibantu Jokowi
536 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 19/05/2013 15:16 WIB
Hari ke-216 Jokowi
Ahok: Warga Pinggiran Waduk Pluit Belum Direlokasi, Belum Ada Rusun
-
Minggu, 19/05/2013 15:12 WIB
Sefti Tinggalkan Rumah Fathanah Tunggu Putusan Pengadilan
-
Minggu, 19/05/2013 15:03 WIB
Dua Orang Terluka Akibat Ledakan Gas di Sebuah Laundry di Taman Galaxy
-
Minggu, 19/05/2013 14:56 WIB
Ini Lokasi Rawan Balapan Liar & Kebut-Kebutan di Jakarta
-
Minggu, 19/05/2013 14:51 WIB
Keluarga Sampaikan Dukungan Masyarakat Sorong Kepada Aiptu Labora
-
Minggu, 19/05/2013 14:38 WIB
Ditanya Arti Pustun Fathanah, Sefti Pusing Sendiri
-
Minggu, 19/05/2013 14:14 WIB
Uang Fathanah Mengalir ke 20 Wanita, Sefti: Yang Penting Bapak Sudah Tobat
-
Minggu, 19/05/2013 14:27 WIB
Diundang Ahok Jamuan Makan Siang, Komnas HAM Belum Tampak
-
Minggu, 19/05/2013 13:04 WIB
Ogah Rugi, 16 RS Swasta di DKI Mundur dari Pelayanan KJS
-
Minggu, 19/05/2013 12:24 WIB
Korban Diperkosa Geng Motor Klewang Karena Tak Bayar 'Pajak Preman'
-
Minggu, 19/05/2013 15:07 WIB
Sefti Tinggalkan Rumah Fathanah Tunggu Putusan Pengadilan
-
Minggu, 19/05/2013 12:54 WIB
Massa 'Jokowi Presidenku 2014' Aksi di Bundaran HI
-
Minggu, 19/05/2013 15:10 WIB
Ahok: Warga Pinggiran Waduk Pluit Belum Direlokasi, Belum Ada Rusun
-
449 Komentar
-
274 Komentar
-
229 Komentar
-
226 Komentar
-
224 Komentar
-
210 Komentar
-
206 Komentar
-
201 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,834.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Minggu, 19/05/2013 11:49 WIB
Polisi Depok Tangkap 66 Orang Geng Motor, Termasuk 5 Siswi
-
Minggu, 19/05/2013 11:05 WIB
Ketika Ketua Komnas HAM Ditanya Andai Jadi Jokowi Soal Waduk Pluit
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

.gif)





_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
