detikcom
Kamis, 24/11/2011 12:42 WIB

Kasus Baru HIV/AIDS di Jakarta Menurun

Thoriq - detikNews
Jakarta - Penambahan jumlah penderita HIV dan AIDS di DKI Jakarta per Juni 2011 menurun dibanding tahun sebelumnya. Namun ironisnya, jumlah penderita dari kalangan ibu rumah tangga tetap jauh lebih tinggi dibanding narapidana dan buruh kasar sekalipun.

Demikian data Komisi Penanggulangan AIDS Propinsi (KPAP) DKI Jakarta per Juni 2011. Data itu dipaparkan oleh Sekretaris KPAP Rohana Manggala dan Kabid Pengendalian Kesehatan DKI Jakarta, Ida Bagus Nyoman Banjar, di Resto 3 Nyonya, Jl Wachid Hasyim, Jakarta, Kamis (24/7/2011).

"Jumlah kasus baru per Juni 2011 adalah 675 penderita HIV dan 509 penderita AIDS dengan jumlah kematian 109 orang," papar Rohana.

Pada periode sama tahun lalu, jumlah kasus baru HIV mencapai 1.433 dan AIDS sebanyak 1.310 kematian, dengan jumlah kematian 280 orang. Penurunan drastis ini adalah hasil kerja keras KPAP dalam melakukan layanan konseling dan penyediaan logistik berupa kondom dan jarum suntik steril ke puskesmas di pelosok DKI Jakarta.

"Ke depan ada ada program baru, yaitu pencegahan transmisi seksual melalui intervensi jajaran pemerintahan dan pemulihan adiksi berbasis masyarakat," sambung Ida Bagus Nyoman Banjar.

Lebih lanjut dipaparkannya mengenai urutan jumlah penderita HIV dan AIDS berdasarkan kelompok masyarakat per Juni 2011. Ranking pertama adalah kalangan profesional (283 orang), ibu rumah tangga (147 orang), wiraswasta (139 orang), narapidana (48 orang), buruh kasar (32 orang) dan karyawan non-medis (29 orang).

"Tingginya ibu rumah tangga yang menderita HIV/AIDS ini karena perilaku suaminya di luar rumah," ungkap Ida Bagus Nyoman Banjar.

Total jumlah penderita HIV dan AIDS di DKI Jakarta mencapai hampir 10 ribu orang. Yaitu 4957 orang penderita HIV dan 4627 orang penderita AIDS.




Penimbunan BBM gunakan macam cara untuk menimbun bbm.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(lh/lh)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000