KPI akan Panggil Silly untuk Jelaskan 'Charity Settingan'
Rabu, 23/11/2011 10:52 WIB
Jakarta
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan kembali memanggil tvOne untuk menjelaskan tentang acara 'Sosialite' pada Sabtu (19/11) malam lalu. KPI juga akan memanggil Valencia Mieke Randa (Silly) sebagai pihak yang dirugikan.
"Dalam pertemuan kami dengan tvOne, kami ingin undang Bu Silly. Kami belum memutuskan untuk Fifie (Fifie Bundaran, red) karena yang ini (Silly) pihak yang merasa dirugikan. Kami sudah membicarakan itu dengan Bu Silly," ujar Wakil Ketua KPI Nina Muthmainnah ketika dihubungi detikcom, Rabu (23/11/2011).
Nina menambahkan, belum tahu kapan tepatnya akan memanggil Silly. Pertemuan dengan tvOne akan diadakan kembali karena KPI perlu mengklarifikasi beberapa hal.
"Belum tahu kapan akan mengundang Bu Silly. Kami minta tvOne mengeksplorasi sejumlah hal, ada yang harus dijelaskan lebih lanjut oleh tvOne," jelas Nina.
Dalam pertemuan KPI dengan tvOne pada Senin (21/11) lalu, dari pembicaraan BBM reporter tvOne dan Valencia Mieke Randa (Silly), KPI mengindikasikan stasiun televisi itu tahu adanya settingan.
"Soal di blog Ibu Valencia (percakapan BBM-red), pihak tvOne masih belum clear menjawabnya. Komunikasi seperti apa antara reporter dengan pihak pengadu. Sepertinya pihak tvOne tahu itu ada penipuan dan seharusnya sebagai jurnalis, fakta itu yang harus diungkap. Ada nama yang dirugikan yaitu Nando," kata anggota KPI Koordinator Pemantauan Isi Siaran, Ezki Suyanto.
Anggota KPI lainnya, Judha Riksawan mengatakan, masih ada hubungan yang terputus (missing link) dalam persoalan tahu tidaknya tvOne soal settingan charity itu. "Bahasa kami ada 'missing link' seperti liputannya tanggal 10 sampai tanggal 18, antara reporter dengan Valencia seperti apa komunikasinya," ujarnya.
Judha mengatakan, tidak ada yang dipersoalkan dari gambar yang tayang kecuali keberatan pengadu yang tidak diakomodir dan missing link itu.
"Tidak ada setting, indikasi penipuan, itu jawaban mereka. Yang kami persoalkan, bagaimana komunikasi reporter dengan Ibu Valencia. Soal gambar itu tidak berpengaruh. Ada BBM yang diberikan reporter kepada Ibu Silly seolah-olah ini ada penipuan dan seolah-olah tvOne sudah tahu. Ini yang masih belum bisa tuntas diklarifikasi," terangnya.
Sebelumnya General Manager News and Sport, Totok Suryanto mengaskan tvOne hanya meliput dalam acara itu. Acara itu merupakan acara pihak luar dan tvOne tidak melakukan settingan.
"Yang kami dapatkan memang acara itu ada, charity untuk keperluan orang yang membutuhkan. Persoalannya kan apakah pada saat itu ada beberapa orang yang diundang, fokus kami mengambil gambar pada kegiatannya," jelas General Manager News and Sports tvOne, Totok Suryanto.
Hal itu dikatakan Totok usai bertemu dengan KPI di Kantor KPI, Gedung Bapeten, Jalan Gajah Mada 8, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2011).
"Charity itu bukan settingan, charity itu bukan penipuan dan charity itu benar adanya. tvOne tidak pernah melakukan settingan untuk acara itu, kecuali acara kita. Itu acaranya orang luar dan kita tidak mau melakukan settingan. Konteks yang dipersoalkan gambar itu yang diambil," imbuh Totok.
Kisah ini berawal saat Silly diminta oleh Fifie Buntaran untuk datang ke acara amal yang berlangsung di Hotel Sheraton, Kamis lalu. Pegiat sosial itu diundang untuk menjelaskan kepada peserta amal tentang Nando, bocah kecil yang menderita gagal ginjal.
Alangkah bahagianya Silly saat acara amal tersebut mendapat respons sangat positif. Gaun-gaun yang ditampilkan dalam acara Charity Fashion Show tersebut terjual puluhan juta, bahkan ada yang terjual Rp 100 juta. Ditegaskan dia, acara amal malam itu memang didedikasikan untuk menyumbang Nando.
Dalam hati, Silly berpikir semua uang yang dihasilkan dalam malam amal tersebut akan disumbangkan ke Nando. Tapi alangkah kagetnya dia. Saat acara selesai, ternyata tidak ada tanda-tanda transaksi, apalagi komitmen dari panitia untuk menyumbang Nando.
Silly, yang mendapat informasi acara itu merupakan settingan panitia dan tvOne, mengaku telah meminta tvOne meng-cut gambar dirinya dan juga Nando. Akan tetapi, kala melihat tayangan 'Socialite' tvOne, dirinya dan juuga Nando tetap tersorot kamera.
Fifie ketika dikonfirmasi membantah acara itu settingan. Menurut Fifie, Valencia Mieka Randa (Silly), pihak yang akan menerima sumbangan untuk nantinya diserahkan kepada Nando, bocah penyandang gagal ginjal, telat datang di acara amal. Sehingga uang hasil amal diserahkan kepada pihak lain yang juga membutuhkan.
"Karena dia telat datang, kita berembug dan akhirnya mengalihkan dana kepada pihak lain yang membutuhkan," kata Fifie saat dihubungi detikcom, Minggu (20/11).
(nwk/fay)
"Dalam pertemuan kami dengan tvOne, kami ingin undang Bu Silly. Kami belum memutuskan untuk Fifie (Fifie Bundaran, red) karena yang ini (Silly) pihak yang merasa dirugikan. Kami sudah membicarakan itu dengan Bu Silly," ujar Wakil Ketua KPI Nina Muthmainnah ketika dihubungi detikcom, Rabu (23/11/2011).
Nina menambahkan, belum tahu kapan tepatnya akan memanggil Silly. Pertemuan dengan tvOne akan diadakan kembali karena KPI perlu mengklarifikasi beberapa hal.
"Belum tahu kapan akan mengundang Bu Silly. Kami minta tvOne mengeksplorasi sejumlah hal, ada yang harus dijelaskan lebih lanjut oleh tvOne," jelas Nina.
Dalam pertemuan KPI dengan tvOne pada Senin (21/11) lalu, dari pembicaraan BBM reporter tvOne dan Valencia Mieke Randa (Silly), KPI mengindikasikan stasiun televisi itu tahu adanya settingan.
"Soal di blog Ibu Valencia (percakapan BBM-red), pihak tvOne masih belum clear menjawabnya. Komunikasi seperti apa antara reporter dengan pihak pengadu. Sepertinya pihak tvOne tahu itu ada penipuan dan seharusnya sebagai jurnalis, fakta itu yang harus diungkap. Ada nama yang dirugikan yaitu Nando," kata anggota KPI Koordinator Pemantauan Isi Siaran, Ezki Suyanto.
Anggota KPI lainnya, Judha Riksawan mengatakan, masih ada hubungan yang terputus (missing link) dalam persoalan tahu tidaknya tvOne soal settingan charity itu. "Bahasa kami ada 'missing link' seperti liputannya tanggal 10 sampai tanggal 18, antara reporter dengan Valencia seperti apa komunikasinya," ujarnya.
Judha mengatakan, tidak ada yang dipersoalkan dari gambar yang tayang kecuali keberatan pengadu yang tidak diakomodir dan missing link itu.
"Tidak ada setting, indikasi penipuan, itu jawaban mereka. Yang kami persoalkan, bagaimana komunikasi reporter dengan Ibu Valencia. Soal gambar itu tidak berpengaruh. Ada BBM yang diberikan reporter kepada Ibu Silly seolah-olah ini ada penipuan dan seolah-olah tvOne sudah tahu. Ini yang masih belum bisa tuntas diklarifikasi," terangnya.
Sebelumnya General Manager News and Sport, Totok Suryanto mengaskan tvOne hanya meliput dalam acara itu. Acara itu merupakan acara pihak luar dan tvOne tidak melakukan settingan.
"Yang kami dapatkan memang acara itu ada, charity untuk keperluan orang yang membutuhkan. Persoalannya kan apakah pada saat itu ada beberapa orang yang diundang, fokus kami mengambil gambar pada kegiatannya," jelas General Manager News and Sports tvOne, Totok Suryanto.
Hal itu dikatakan Totok usai bertemu dengan KPI di Kantor KPI, Gedung Bapeten, Jalan Gajah Mada 8, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2011).
"Charity itu bukan settingan, charity itu bukan penipuan dan charity itu benar adanya. tvOne tidak pernah melakukan settingan untuk acara itu, kecuali acara kita. Itu acaranya orang luar dan kita tidak mau melakukan settingan. Konteks yang dipersoalkan gambar itu yang diambil," imbuh Totok.
Kisah ini berawal saat Silly diminta oleh Fifie Buntaran untuk datang ke acara amal yang berlangsung di Hotel Sheraton, Kamis lalu. Pegiat sosial itu diundang untuk menjelaskan kepada peserta amal tentang Nando, bocah kecil yang menderita gagal ginjal.
Alangkah bahagianya Silly saat acara amal tersebut mendapat respons sangat positif. Gaun-gaun yang ditampilkan dalam acara Charity Fashion Show tersebut terjual puluhan juta, bahkan ada yang terjual Rp 100 juta. Ditegaskan dia, acara amal malam itu memang didedikasikan untuk menyumbang Nando.
Dalam hati, Silly berpikir semua uang yang dihasilkan dalam malam amal tersebut akan disumbangkan ke Nando. Tapi alangkah kagetnya dia. Saat acara selesai, ternyata tidak ada tanda-tanda transaksi, apalagi komitmen dari panitia untuk menyumbang Nando.
Silly, yang mendapat informasi acara itu merupakan settingan panitia dan tvOne, mengaku telah meminta tvOne meng-cut gambar dirinya dan juga Nando. Akan tetapi, kala melihat tayangan 'Socialite' tvOne, dirinya dan juuga Nando tetap tersorot kamera.
Fifie ketika dikonfirmasi membantah acara itu settingan. Menurut Fifie, Valencia Mieka Randa (Silly), pihak yang akan menerima sumbangan untuk nantinya diserahkan kepada Nando, bocah penyandang gagal ginjal, telat datang di acara amal. Sehingga uang hasil amal diserahkan kepada pihak lain yang juga membutuhkan.
"Karena dia telat datang, kita berembug dan akhirnya mengalihkan dana kepada pihak lain yang membutuhkan," kata Fifie saat dihubungi detikcom, Minggu (20/11).
(nwk/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
216 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
