detikcom
Rabu, 23/11/2011 08:55 WIB

Pasaraya Blok M Terbakar, Api Diduga Berasal dari Blower

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Pagi ini kebakaran terjadi di gedung C lantai 10 Pasaraya Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tidak ada korban jiwa atau pun materi dalam peristiwa ini.

"Nggak ada korban jiwa karena belum ada pengunjungnya dan cuma asap saja kok," ujar petugas Pospol Blok M, Briptu Kartono saat dihubungi detikcom, Rabu (23/11/2011).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Tiba-tiba, kepulan asap muncul dari lantai 10 gedung C Pasaraya Blok M Mal. Sumber kebakaran diketahui berasal dri blower.

"Tadi ngelas blower. Blowernya basah kena minyak kemudian mengeluarkan asap," kata Kartono.

Kartono mengatakan, di lantai 10 tidak terdapat tenant. Lantai tersebut tengah mengalami renovasi. "Masih kosong belum diisi karena lagi direnovasi," ujarnya.

Petugas keamanan Pasaraya Blok M Mal yang mengetahui peristiwa ini langsung melapor ke petugas pemadam kebakaran. Sebanyak 10 mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untun memadamkan api.

"Apinya sudah padam. Dipadamkan menggunakan alat pemadam kebakaran gedung," tutup Kartono.

Kebakaran ini menimbulkan kemacetan di sekitar lokasi. Arus lalu lintas yang mengarah ke Senayan dilaporkan padat merayap.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/lrn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%