detikcom
Senin, 21/11/2011 15:03 WIB

15 Imigran Gelap Ditahan Imigrasi Medan

Khairul Ikhwan - detikNews
ilustrasi (detikcom)
Medan - Sebanyak 15 imigran asing dari tiga negara ditahan Kantor Imigrasi Polonia Medan. Penahanan dilakukan antara lain dikarenakan tidak memiliki dokumen yang lengkap.

Keterangan yang diberikan Kepala Kantor Imigrasi Medan Lilik Bambang kepada wartawan, Senin (21/11/2011) menyebutkan, para imigran ditangkap dalam tiga kesempatan. Mereka masing-masing 1 warga negara (WN) Pakistan, 6 WN Myanmar dan 8 WN Afghanistan.

Penangkapan pertama dilakukan pada Sabtu (19/11/2011), yakni WN Pakistan atas nama Ahmad Farid, serta dua WN Afghanistan yakni Muhammad Asi bin Nadir Ali, serta Muhammad Abdullah bin Muhammad Ayub. Ketiganya tiba di Bandara Polonia dari Malaysia dan rencananya akan menuju Jakarta.

Kelompok kedua diamankan pada Senin (21/11/2011) pagi, yakni enam WN Afghanistan yang akan berangkat menuju Jakarta. Masing-masing atas nama Hassan Hubain, Azam Muhammad Ali, Asif Ali Yawas, Jon Ali, Tahira dan Ali. Mereka diamankan di Bandara Polonia dan berencana menuju Jakarta.

Sedangkan kelompok ketiga diamankan dari Pelabuhan Belawan, yakni enam warga Myanmar. Masing-masing atas nama Moled Habib bin Kholil Ahmad, Furmina Begum, Chuma binti Mohd Anwar, Nurul Amin bin Muhammed Hussain, Ahamed Nawaz bin Nurul Amin dan Diklar Husin bin Abdul Husein. Mereka memiliki memiliki kartu identitas yang dikeluarkan UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees).

Terkait penahanan para imigran ini, Lilik Bambang menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan keberadaan para pengungsi ini, antara lain UNHCR dan IOM (International Organization for Migration). Saat ini yang mereka lakukan yakni pendataan awal.

"Sekarang ini masih kita periksa seluruhnya," kata Lilik Bambang.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/nik)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%