detikcom
Minggu, 20/11/2011 19:15 WIB

Jelang Fit & Proper Test Capim KPK, Komisi III DPR Pecah Kubu

Restika Ayu Prasasty - detikNews
Ilustrasi
Jakarta - Jelang fit and proper test calon pimpinan (capim) KPK, terjadi pecah kubu dalam Komisi III DPR. Terdapat dua kubu, yakni yang mendukung Yunus Hussein dan yang mendukung Bambang Widjojanto sebagai pimpinan KPK.

"Ya memang di Komisi III ada pecah kubu," ungkap anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo kepada wartawan usai peluncuran buku 'Perang-perangan Melawan Korupsi' di Restoran Bumbu Desa, Jl Cikini Raya, Jakarta Selatan, Minggu (20/11/2011).

"Yang pertama, Yunus Hussein yang didukung oleh Fraksi Demokrat. Kemudian Bambang Widjojanto yang didukung oleh Fraksi Golkar, PDIP, Hanura dan Gerindra," imbuhnya.

Kendati demikian, lanjut Bambang, belum diketahui kandidat capim KPK yang mana yang akan menjadi unggulan. Bambang meminta publik untuk menunggu fit and proper test.

"Kita tidak tahu siapa yang bakal diunggulkan atau tidak. Soal kekuatan masing-masing calon pimpinan KPK, itu tidak dapat diukur. Nanti saja tunggu fit and proper test," tandas Bambang.

Komisi III DPR RI akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan capim KPK pada 21 November hingga 1 Desember 2011. Kedelapan capim KPK yang akan dites DPR adalah Bambang Widjojanto, Yunus Hussein, Abdullah Hehamahua, Handoyo, Abraham, Zulkarnaen, Adnan Pandu Pradja, dan Ariyanto Sutadi.


Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(nvc/nvt)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close