detikcom
Minggu, 20/11/2011 18:47 WIB

Pamit Pergi untuk Urusan Keluarga, Istri PNS Kepergok Selingkuh

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - NK (39), seorang istri PNS Kabupaten Siak, Riau, pamit pada suaminya AR (39) pergi ke Pekanbaru pada Sabtu (19/11) siang untuk mengurusi masalah keluarga. Tak dinyana, NK malah kepergok selingkuh.

AR, sang suami selama ini sering mendapatkan informasi dari teman sekerjanya dan tetangganya bahwa istrinya selingkuh dengan pria lain.

Selentingan rekan kerja dan warga di sekitar rumahnya, di Komplek Perumahan Pemda Siak, tentu membuat merah telinga AR (39). AR mengizinkan saat NK berpamitan ke Pekanbaru. Namun AR tidak percaya begitu saja dengan omongan istrinya itu.

Setelah istrinya meninggalkan rumah, AR secara diam-diam menyusul ke Pekanbaru. Selama di Pekanbaru, AR secara sembunyi terus membuntuti kemana perginya sang istri. Terus mengintit, AR mendapati pada Minggu (20/11/2011), sekitar pukul 02.30 WIB, NK ternyata bukan menginap di rumah keluarganya, melainkan check-in ke salah satu hotel di kawasan Jl Sudirman, Pekanbaru.

Begitu NK masuk ke dalam kamar hotel, sang suami pun lantas meminta bantuan pihak hotel untuk membuka pintu kamar tersebut. Dan informasi warga yang selama ini menyebut istrinya selingkuh dengan pria lain ternyata benar. Rupanya di dalam kamar hotel itu sudah ada M (40), pria yang tidak lain pasangan selingkuh NK.

Karena dipergoki di dalam kamar sedang berduaan, pasangan mesum ini pun tidak berkutik. NK dan M terlihat pucat atas penggerebekan yang dilakukan AR. Karena sudah tertangkap basah, akhirnya sang suami sekitar pukul 04.00 dini hari tadi, langsung melaporkan perbuatan zinah itu ke Polresta Pekanbaru.

Wakasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Abdul Rahman membenarkan kasus persilingkuhan tersebut. “Kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Rahman kepada wartawan di Pekanbaru.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(cha/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 18:15 WIB
    Dato Sri Tahir: Saya Sudah Nikmati Lunch dari TNI
    Gb Dato Sri Tahir, konglomerat terkaya nomor 12 di Indonesia, diangkat menjadi penasihat Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Tahir pun menyumbang 1.000 rumah untuk prajurit. Kontroversi pun merebak. Apa imbalan yang Tahir dapat?
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%