Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 19/11/2011 20:16 WIB

Soeharto Sebut Benny Moerdani Dalang Petrus

Ramadhian Fadillah - detikNews
Soeharto Sebut Benny Moerdani Dalang Petrus Foto: Soeharto (reuters)
Jakarta - Sepak terjang penembak misterius (petrus) pernah sangat ditakuti di era 1980-an. Saat itu, para penembak yang diduga aparat keamanan bergerak menangkapi para preman dan penjahat, tanpa melalui prosedur hukum. 99 Persen korban yang diculik Petrus tewas mengenaskan. Mayatnya sengaja dibuang di keramaian agar menjadi shock terapi bagi pelanggar hukum.

Siapa dalang Petrus sesungguhnya? Mantan Presiden Soeharto banyak dituduh menjadi pemberi perintah. Tapi Soeharto pernah menyampaikan Jenderal Benny Moerdani lah dalang petrus sesungguhnya.

"Saya pernah tanya pada Pak Harto. Bapak dituduh melanggar HAM soal petrus, yang sebenarnya bagaimana Pak? Pak Harto bilang Itu kan Benny," ujar mantan ajudan Soeharto, Mayjen Purn Issantoso saat diskusi bedah buku 'Pak Harto the untold stories' di Gramedia, Matraman. Jakarta Timur. Sabtu, (19/11/2011).

Is awalnya menyimpan hal ini rapat-rapat. Baru kali ini dia bisa menyampaikannya setelah kedua tokoh ini wafat.

"Biarlah disampaikan," ujar Is.

Selama hidupnya, Soeharto pun tidak pernah menyampaikan siapa dalang petrus sesungguhnya. Is menjelaskan memang watak Pak Harto seperti itu, dia selalu mengambil alih tanggung jawab anak buahnya.

"Yang pasti aku memihak wong cilik, Is," ujarnya menirukan Soeharto.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rdf/anw)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%