detikcom
Kamis, 17/11/2011 16:51 WIB

KTT ASEAN 2011 Hasilkan Bali Concord III

Luhur Hertanto - detikNews
Nusa Dua - Gelaran KTT ASEAN 2011 di Nusa Dua menghasilkan Bali Declaration on ASEAN Community in a Global Gommunity of Nations. Semangat dari deklarasi yang kemudian disebut sebagai Bali Concord III tersebut adalah memastikan partisipasi dan kontribusi aktif ASEAN mengatasi berbagai permasalahan fundamental global dewasa ini.

Penandatanganan dokumen Bali Concord III dilakukan oleh para pemimpin ASEAN di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Kamis (17/11/2011) petang.

Sepuluh orang pemimpin ASEAN secara serempak menandatangani masing-masing dokumen deklarasi yang memetakan jalan ke depan bagi interaksi komunitas ASEAN dengan komunitas global.

"Ini sejalan dengan tradisi ASEAN selama ini yang selalu membuka diri terhadap dunia luar, seperti melalui mekanisme dialog ASEAN dengan mitra wicaranya, dan forum strategis seperti ARF," ujar Presiden SBY saat membuka KTT ASEAN pagi ini.

Acara yang berlangsung cukup singkat ini dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan pembentukan pusat koordinasi bantuan kemanusiaan dan menajemen penanganan bencana alam atau lembaga ASEAN Humanitarian Assistanace (AHA) Center. Penandatanganan dilakukan oleh para menteri luar negeri ASEAN dan kemudian diserahkan oleh Menlu Marty Natalegawa kepada Sekjen ASEAN, Surin Pitsuwan.

Sepanjang perjalanannya, ASEAN sebelumnya telah menghasilkan dua deklarsi yang dikenal dengan Bali Concord I pada 1976 dan Bali Condord II pada 2003. Bali Concord I adalah Treaty of Amity and Cooperation (TAC) yang mengatur pola perilaku antarnegara anggota untuk mengedepankan cara-cara damai selesaikan sengketa di antara mereka, bukan menggunakan aksi kekerasan.

Pada 2003 dilahirkannya Bali Concord II yang merupakan kesepakatan ASEAN membangun komunitas berdasarkan ilar politik dan keamanan, pilar ekonomi dan pilar sosial budaya. Berdasarkan deklarasi tersebut dihasilkan ASEAN Charter yang mengukuhkan ASEAN sebagai rule-based organization dan cikal bakal bagi pembentukan Komunitas ASEAN.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(lh/lrn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
60%
Kontra
40%