detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 06:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 17/11/2011 01:11 WIB

Raih 43,96% Suara, Rusli-Idris Menangi Pemilukada Gorontalo

M. Rizal - detikNews
Jakarta - Masyarakat di Provinsi Gorontalo melakukan pemungutan suara pemilihan kepada daerah (Pemilukada) Provinsi Gorontalo. Walau Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gorontalo belum secara resmi menyatakan hasilnya, namun berdasarkan quickcount yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network menyebutkan pasangan Rusli Habibie-Idris Rahim unggul perolehan suara sebesar 43,96 persen.

"Berikutnya disusul pasangan Gusnar Ismail-Tonny Uloli yang memperoleh suara 30,32 persen dan pasangan David Bobihoe-Nelson Pomalingo sebesar 25,72 persen," kata Direktur Citra Publik Adv, Shobihatul Musayyadah dalam rilisnya yang diterim detikcom di Jakarta, Rabu (16/11/2011).

Menurut Shobihatul, Citra Publik Adv dan Citra Indonesia (KCI) yang merupakan dua anak perusahaan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network yang dipimpin Denny JA itu telah melakukan quick count dengan mengambil 280 sample TPS dari total 1820 TPS. Data yang masuk mencapai 97,50 persen dan tingkat

partisipasi pemilih 81,53 persen dengan sampling error plus minus 1 persen.

"Pasangan Rusli-Idris yang dikenal dengan 'NKRI' ini bisa dipastikan menjadi pemenang dalam Pemilukada Gorontalo. Tentunya hasil resmi adalah hasil rekapitulasi KPUD Gorontalo nanti," terang Shobihatul.

Meski hasil resmi masih menunggu rekapitulasi KPUD, lanjut Shobihatul, dari pengalaman LSI Network melakukan quick count lebih dari 150 kali, hasilnya akurat seperti KPU/KPUD. Jika dibandingkan dengan perhitungan akhir KPUD, hasil quick count LSI Network hanya selisih plus minus 1 persen.

Misalnya, hal itu terlihat dari quick count Pemilukada di Sulsel, Bali, DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, Kalsel, Kalteng, Bengkulu, Jambi dan quick count Pilpres 2009 lalu hasil quick count LSI memiliki simpangan absolut paling kecil dibanding lembaga survei lain yang melakukan quick count.

Dari hasil quick count di Provinsi Gorontalo kali ini, praktis pasangan nomor urut pertama Rusli Habibie dan Idris Rahim unggul di lima Kabupaten/Kota, seperti di Kabupaten Boalemo (50.15 persen), Bone Bolango (56,54 persen), Kota Gorontalo (42,25 persen), Gorontalo Utara (78,1 persen) dan Pohuwatu (42,17 persen).

Sementara pasangan nomor urut kedua Gusnar Ismail-Tonny Uloli hanya unggul di Kota Gorontalo sekitar 42,89 persen. Sedangkan, pasangan nomor urut tiga David Bobihoe-Nelson Pomalingo unggul di Kabupaten Gorontalo sebesar 47,72 persen.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(zal/irw)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%