detikcom

Kamis, 17/11/2011 01:11 WIB

Raih 43,96% Suara, Rusli-Idris Menangi Pemilukada Gorontalo

M. Rizal - detikNews
Jakarta - Masyarakat di Provinsi Gorontalo melakukan pemungutan suara pemilihan kepada daerah (Pemilukada) Provinsi Gorontalo. Walau Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gorontalo belum secara resmi menyatakan hasilnya, namun berdasarkan quickcount yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network menyebutkan pasangan Rusli Habibie-Idris Rahim unggul perolehan suara sebesar 43,96 persen.

"Berikutnya disusul pasangan Gusnar Ismail-Tonny Uloli yang memperoleh suara 30,32 persen dan pasangan David Bobihoe-Nelson Pomalingo sebesar 25,72 persen," kata Direktur Citra Publik Adv, Shobihatul Musayyadah dalam rilisnya yang diterim detikcom di Jakarta, Rabu (16/11/2011).

Menurut Shobihatul, Citra Publik Adv dan Citra Indonesia (KCI) yang merupakan dua anak perusahaan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network yang dipimpin Denny JA itu telah melakukan quick count dengan mengambil 280 sample TPS dari total 1820 TPS. Data yang masuk mencapai 97,50 persen dan tingkat

partisipasi pemilih 81,53 persen dengan sampling error plus minus 1 persen.

"Pasangan Rusli-Idris yang dikenal dengan 'NKRI' ini bisa dipastikan menjadi pemenang dalam Pemilukada Gorontalo. Tentunya hasil resmi adalah hasil rekapitulasi KPUD Gorontalo nanti," terang Shobihatul.

Meski hasil resmi masih menunggu rekapitulasi KPUD, lanjut Shobihatul, dari pengalaman LSI Network melakukan quick count lebih dari 150 kali, hasilnya akurat seperti KPU/KPUD. Jika dibandingkan dengan perhitungan akhir KPUD, hasil quick count LSI Network hanya selisih plus minus 1 persen.

Misalnya, hal itu terlihat dari quick count Pemilukada di Sulsel, Bali, DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, Kalsel, Kalteng, Bengkulu, Jambi dan quick count Pilpres 2009 lalu hasil quick count LSI memiliki simpangan absolut paling kecil dibanding lembaga survei lain yang melakukan quick count.

Dari hasil quick count di Provinsi Gorontalo kali ini, praktis pasangan nomor urut pertama Rusli Habibie dan Idris Rahim unggul di lima Kabupaten/Kota, seperti di Kabupaten Boalemo (50.15 persen), Bone Bolango (56,54 persen), Kota Gorontalo (42,25 persen), Gorontalo Utara (78,1 persen) dan Pohuwatu (42,17 persen).

Sementara pasangan nomor urut kedua Gusnar Ismail-Tonny Uloli hanya unggul di Kota Gorontalo sekitar 42,89 persen. Sedangkan, pasangan nomor urut tiga David Bobihoe-Nelson Pomalingo unggul di Kabupaten Gorontalo sebesar 47,72 persen.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(zal/irw)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%