detikcom

Senin, 14/11/2011 18:26 WIB

Polisi Tetapkan 2 Calon Tersangka Video Kekerasan Pelajar di Palu

Mahfud Jufri - detikNews
Halaman 1 dari 2
Palu - Orang tua RM, siswi korban kekerasan pelajar yang aksinya menyebar melalui video telepon selular, Aiptu Djoni Ginoga melaporkan pelaku kekerasan pada putrinya ke Polres Palu. Polres Palu langsung merespons dan menetapkan 2 calon tersangka.

Aiptu Djoni yang merupakan anggota Divisi Profesi dan Pengamanan Polres Palu ini, meski menerima upaya mediasi namun tetap meneruskan kasus ini ke jalur hukum. Atas laporan Djoni dengan Nomor LP/937/XI/2011 ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Palu, pihak Polres langsung memproses dan menetapkan 2 calon tersangka.

"Sejauh ini kami sudah menetapkan dan segera memeriksa dua calon tersangka yakni AAP alias I, 16 tahun, pelajar kelas 2 SMA Negeri 1 Palu dan LD (dengan nama panggilan G), 16 tahun, pelajar SMK Negeri 2 Palu," sebut Kapolres Palu AKBP Ahmad Ramadhan ketika ditemui di kantornya, Senin (14/11/2011).

Kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan Anak Satreskrim Polres Palu sudah melakukan pemeriksaan kepada saksi korban, yakni RM (16). Dari keterangan saksi korban diketahui bahwa aksi kekerasan itu terjadi pada Kamis (22/09/2011) lalu sekitar pukul 14.00 Wita.

Sejauh ini, sesuai keterangan saksi korban RM, aksi kekerasan ini dilatarbelakangi oleh rebutan pacar. Calon tersangka APP alias I menuding bahwa R sudah merebut pacarnya.

"Lalu mereka menjemput korban dengan mobil kemudian dibawa ke Jalan Soekarno-Hatta di eks lokasi seleksi Tilawatil Qur'an, Kelurahan Tondo, Kecamatan Palu Timur. Di sana saksi korban dianiaya," kata Mantan Kapolres Tolitoli, Sulawesi Tengah itu.

Di dalam mobil tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan saksi korban dan saksi lainnya, diketahui sudah berisi enam pelajar putri. Mereka adalah AAP alias I, LD alias G, Y, R, L dan I.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nwk/nwk)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%