detikcom
Senin, 14/11/2011 17:58 WIB

70 Kali Beraksi, 5 Tersangka Curanmor Akhirnya Dibekuk

Putri Rizqi - detikNews
Jakarta - 5 Tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sudah 70 kali beraksi akhirnya dibekuk. Kelimanya ditangkap di tempat yang berbeda di Jakarta Timur.

"Tanggal 3 November ditangkap 3 orang di Jalan RS Soekanto, Buaran, Jakarta Timur," kata Kapolsek Duren Sawit Titik Setyowati saat ditemui di Polsek Duren Sawit, Jl Raya Kalimalang, Jakarta, Senin (14/11/2011).

3 Tersangka tersebut bernama Iskandar (22) yang berperan sebagai orang yang membawa motor, Roni (25) yang berperan sebagai eksekutor, dan Firmansyah (18) yang berperan sebagai eksekutor. Ketiganya biasa beraksi di Bekasi, Jakarta Timur, dan Kelapa Gading.

"Mereka sudah 70 kali beraksi. Saat ditangkap, ketiganya masing-masing membawa senpi," jelasnya.

Menurut Titik, awalnya ada laporan warga kehilangan sepeda motor. Anggota buser Polri Duren Sawit lalu melakukan observasi. Ada dua orang yang dicurigai yang sedang membawa motor. Keduanya seperti orang yang hendak memantau kendaraan di daerah Buaran.

"Berhenti lalu naik motor lagi. Akhirnya ditangkap. Mereka sempat melawan hampir mengeluarkan senjata tapi berhasil dilumpuhkan," jelasnya.

Setelah ketiganya ketangkap, penyidikan terus dilakukan. Tanggal 9 November kembali ditangkap seorang pelaku lagi bernama M Nurdin (21). Nurdin ditangkap di Kampung Sumur No 3 RT 01 RW 17 Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Ketika ditangkap dia sedang membawa Honda Tiger. Lagi bawa motor itu dia jatuh dan ditangkap," ungkap Titik.

Tanggal 13 November, kembali ditangkap tersangka bernama Gusnita Feriyono (23) dan Andi Alfian (15). Keduanya ditangkap di Kampung Kapitan RT 18 RW 04 No 56 Kelurahan Klender Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Dari penangkapan ini ditemukan Honda Astrea Grand. Keduanya ditangkap karena menitipkan motor curian ke orang lain," ucap Titik.
(gus/nvt)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%