detikcom

Senin, 14/11/2011 11:40 WIB

Video Kekerasan Antar Pelajar Putri Beredar di Palu

Mahfud Jufri - detikNews
Halaman 1 dari 2
Palu - Video kekerasan antar pelajar putri di Kota Palu, Sulawesi Tengah, beredar luas sepekan ini. Video berdurasi 09.42 menit itu memperlihatkan adegan dua orang pelajar putri tengah menampar seorang pelajar putri lainnya sambil memaki. Aksi kekerasan ini dilatarbelakangi rebutan pacar.

Video itu beredar dalam bentuk file video telepon genggam di kalangan pelajar SMP, SMA dan masyarakat luas.

Dari keterangan sejumlah saksi, aksi kekerasan ini dilakukan di dalam mobil di lokasi eks Seleksi Tilawatil Quran di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Tondo, Palu Timur, Sulawesi Tengah. Dari data video diketahui kejadian direkam pada awal September usai lebaran Idul Fitri 1423 Hijriyah lalu.

Dalam video tersebut terekam suara makian ketika salah seorang pelajar diketahui berinisial AAP alias I menampar RM yang dianggap merebut pacarnya. Ia memaki dengan kata-kata kasar dan tak patut termasuk menyebut alat vital perempuan.

"Kenapa kau selang saya!” demikian salah satu teriakan I yang terdengar dalam video itu. Slang merupakan bahasa gaul remaja setempat yang artinya merebut milik orang lain.

Teman I, juga terekam menampar bahkan mencubit kemaluan RM. Sedang RM terlihat tak banyak bicara selain hanya bisa menangis. Video ini diketahui direkam oleh R. Dalam rekaman itu terlihat ada 7 orang pelajar.

Pelaku kekerasan terhadap RM itu diketahui adalah pelajar putri SMAN 1 Palu, Jalan Gatot Subroto, Palu Timur. I, pelaku penamparan adalah pelajar kelas 2, salah satu SMA favorit di Palu itu. Sedang G, yang membantu I, adalah pelajar SMK II Palu (eks Sekolah Menengah Ekonomi Atas), di Jalan Setia Budi, Palu Timur.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nwk/nwk)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%