Minggu, 13/11/2011 20:32 WIB

Walikota Palembang Minta Warganya Jaga Keamanan Selama SEA Games

Taufik Wijaya - detikNews
Palembang - Walikota Palembang, Eddy Santana Putra meminta masyarakat Palembang terus menjaga keamanan, ketenangan, ketertiban dan kebersihan selama pelaksanaan SEA Games XXVI di Palembang.

"Saya berterimakasih kepada masyarakat Palembang yang telah menjaga kemananan, ketenangan, ketertiban dan kebersihan selama tiga hari pertama SEA Games XXVI. Saya minta hal ini terus dijaga. Suksesnya SEA Games XXVI bukan hanya kebanggaan wong Palembang, juga bangsa Indonesia," kata Eddy Santana Putra saat menghadiri Lomba Perahu Naga di Benteng Kuto Besak, Palembang, Minggu (13/11/2011).

Pemerintah Palembang sendiri dalam menunjang SEA Games XXVI, telah menggerakan aparat pemerintahan, mulai dari lingkungan di Pemerintah Kota Palembang hingga di kecamatan dan kelurahan melakukan aksi kebersihan, dan menjaga keamanan dan ketertiban.

Selama tiga hari pelaksaan SEA Games XXVI, suasana di Palembang memang relatif aman. Para tamu dari sebelas negara, baik official maupun atlet belum ada yang mengeluh atau mengadukan persoalan keamanan terkait dengan diri mereka.

"Kami senang di Palembang. Suasananya aman, semua warganya baik-baik," kata Zainal A Jamari, wartawan Berita Harian, dari Singapura, kepada detikcom.

"Kami senang di Palembang," tambahnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(tw/anw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
66%
Kontra
34%