detikcom
Sabtu, 12/11/2011 18:22 WIB

Emmy Hafild: Pemenang New7Wonders Diumumkan di Masing-masing Negara

Mohamad Rizki Maulana - detikNews
Jakarta - Pulau Komodo masuk menjadi 7 keajaiban dunia atau New7Wonders of Nature. Tidak seperti 2007 lalu di Lisbon, Portugal saat pengumuman New7Wonders of Man Made yang dirayakan besar-besaran, untuk kompetisi kali ini diserahkan kepada masing-masing negara.

"Di masing-masing negara, saja. Karena sebelumnya direncanakan Indonesia," terang Ketua Pendukung Pemenangan Komodo (P2K) Emmy Hafild di sela-sela perayaan kemenangan Komodo di Cafe Marley, SCBD Sudirman, Jakarta, Sabtu (12/11/2011).

Emmy menjelaskan, sebetulnya di Indonesia sudah ditawarkan jadi tuan rumah, tapi Kemenbudpar menolak untuk membayarkan sejumlah dana, sehingga akhirnya Indonesia gagal.

"Kita gagal menjadi host," jelas Emmy.

Soal kemenangan Komodo ini, lanjut Emmy, akan diadakan pesta kemenangan tempat diperkirakan di Labuan Bajo. "Ada tapi belum tahu di mana. Tapi di Labuan Bajo pasti ada," imbuhnya.

Soal dana yang disetorkan ke New7Wonders, Emmy memilih menyimpan rapat. Namun dia memastikan bahwa semua dilakukan sesuai aturan main.

"Yang dibayarkan ke sana kan aturan main. Jadi tidak bisa dikeluarkan. Mereka dilindungi oleh UU mereka. Bila kita umumkan itu bisa menyebabkan kita didiskualifikasi, sampai Januari nanti. Ada perjanjian yang harus kami hormati," jelasnya.

Emmy juga menjelaskan soal rencana tim pemenangan Komodo setelah perhelatan ini. Dia akan berupaya membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar Pulau Komodo.

"Kami akan kembangkan industri parawisata. Tapi tidak must tourism, kerena lingkungannya rapuh. Manajemen Taman Nasional Komodo sudah bagus. Tapi kesejahteraannya juga perlu diperbaiki, termasuk peralatannya," jelas Emmy.


Penimbunan BBM gunakan macam cara untuk menimbun bbm.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(ndr/mok)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    55%
    Kontra
    45%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000